Breaking News:

Darurat Narkoba

Cairan Merah di Pembalut Penyelundup Sabusabu Bukan Darah Menstruasi

“Kami belum tahu ini sekarang pakai cairan apa makanya bisa bau seperti ini. Ini bukan darah karena tersangka tidak menstruasi saat itu,” kata Tanjung

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Indra Gunawan
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kualanamu, Zaky Firmansyah (pakai kaca mata) memaparkan kasus penggagalan penyeludupan narkotika Selasa, (11/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM-Pembalut yang dikenakan oleh tersangka Muliana (24) dan digunakan untuk menyimpan narkotika disebut telah diberikan cairan khusus dengan warna merah.

Trik ini dilakukan untuk mengelabui petugas Bea dan Cukai Kualanamu.

Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP JHS Tanjung menjelaskan selain bewarna merah pembalut itu juga tercium berbau busuk. Ia menegaskan kalau pada saat mengenakannya tersangka Muliana tidaklah dalam sedang menstruasi.

Baca: Pembawa Narkoba di Pembalut Sudah Tiga Kali ke Malaysia

“Kami belum tahu ini sekarang pakai cairan apa makanya bisa bau seperti ini. Ini bukan darah karena tersangka tidak menstruasi saat itu,” kata AKBP JHS Tanjung Selasa, (8/11/2016).

Ia menyebut pembalut sengaja dibuat seperti itu diduga untuk mengelabui anjing pelacak. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kualanamu, Zaky Firmansyah menjelaskan kalau sebenarnya penyeludupan narkotika dengan disembunyikan di pembalut bukanlah pertama kali.

“Memang bukan pertama kali, cuma kalau yang pakai dan bewarna seperti darah ini baru kita temukan sekarang,” kata Zaky. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved