Gubernur Minta Buruh Tak Lagi Lakukan Demo Susulan Besok

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi meminta buruh di Sumut tidak kembali melakukan aksi unjuk rasa susulan.

Penulis: Tulus IT | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-Medan.com/ Nanda Fahriza Batubara
Sejumlah perwakilan buruh yang tergabung dalam Buruh Bersatu Sumut ketika melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Lantai VIII Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (10/11/2016). (Tribun-Medan.com/ Nanda Fahriza Batubara) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi meminta buruh di Sumut tidak kembali melakukan aksi unjuk rasa susulan.

Permintaan ini disampaikan Erry sesaat sebelum menutup pertemuan dengan sejumlah perwakilan buruh di Lantai VIII Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro.

"Saya anggap yang hadir di sini bisa mewakili para buruh yang demo, jadi kita minta jangan lagi demo besok," ujar Erry, Kamis (10/11/2016).

Baca: Dewan Pengupahan Bergeming dengan Tuntutan Buruh

Pertemuan antara Erry dan sejumlah perwakilan buruh di Sumut dilakukan setelah ribuan buruh di Sumut melakukan aksi unjuk rasa selama beberapa jam di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut.

Dalam aksinya, buruh menuntut Erry untuk membatalkan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut Tahun 2017 senilai Rp.1.961.354 karena dinilai tidak sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak bagi para buruh di Sumut.

demo_buruh
Ribuan buruh tetap berkumpul di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro meski hujan mengguyur, Kamis (10/11/2016).

Selain menolak UMP, buruh juga meminta pemerintah pusat mencabut Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved