Pilkada Siantar

Tokoh Partai dari Ibu Kota Ramai-Ramai Turun ke Siantar

Para pasangan calon Wali Kota Pematangsiantar berlomba-lomba menurunkan tokoh terkenal ke Kota Pematangsiantar menjelang Pilkada.

Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Wesley Silalahi saat bersama tiga kader PDI Perjuangan minum kopi di Kedai Pinggir Jalan Kota Pematangsiantar, Jumat (11/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Royandi Hutasoit.

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR-Para pasangan calon Wali Kota Pematangsiantar berlomba-lomba menurunkan tokoh terkenal ke Kota Pematangsiantar menjelang Pilkada Kota Pematangsiantar yang berlangsung 16 November 2016.

Para tokoh yang didatangkan ini banyak melakukan aktivitas di Kota Pematangsiantar, mulai mendampingi pasangan calon saat blusukan ke pasar, turut dalam pertemuan-pertemuan pasangan calon, dan yang teranyar adalah minum kopi bareng calon di kedai kopi pinggir jalan.

Baca: Wesley Silalahi Mengaku Sudah Keluar Banyak Uang untuk Pilkada

Seminggu belakangan ini, pihak pasangan calon Teddy Robinson Siahaan dan Zainal Purba menurunkan Elman Saragih, Otto Hasibuan, Martin Hutabarat, Gus Irawan, dan Tengku Erry.

Sementara pasangan calon, Wesley Silalahi dan Sailanto menurunkan Maruarar Sirait, Tri Risma Harini, Junimart Girsang, Trimedya Panjaitan, Marsiaman Saragih, dan Hasto dan pasangan calon, Hulman Sitorus dan Hefriansyah mendatangkan Hinca Panjaitan yang merupakan Sekretaris Jendral Partai Demokrat.

hinca_panjaitan
Hinca Panjaitan bersama kader Demokrat Pematangsiantar saat mendatangi KPU Pematangsiantar beberapa waktu lalu. (Tribun Medan/Royandi Hutasoit)

Namun Pasangan Calon Sujito dan Djumadi yang maju dari jalur persorangan tidak ada menurunkan politikus terkenal.

Baca: Tertunda, Pilkada Siantar Habiskan Dana Rp 30 Miliar

Menanggapi hal ini, Ketua Panwaslih Kota Pematangsiantar, Josep Sihombing menyampaikan bahwa turunnya para tokoh-tokoh ini bukanlah masalah karena kedatangan tokoh-tokoh ini adalah untuk konsolidasi partai.

"Mereka itu bukan kampanye. Mereka itu melapor ke Panwaslih adalah untuk konsolidasi partai," beber Joseph melalui sambungan telepon. (ryd/tribun- medan.com)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved