Bedanya Rasa Daging Kalkun dan Ayam

Minggu keempat bulan November menjadi menjadi hari yang diyakini menjadi perayaan yang tepat untuk mengucap syukur pada Tuhan dan orang-orang terdekat

Bedanya Rasa Daging Kalkun dan Ayam
Kompas.com/Silvita Agmasari
Hidangan Special Roast Turkey di restoran Holy Smokes. 

TRIBUN-MEDAN.com - Minggu keempat bulan November menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Pasalnya pada hari Kamis tepat minggu keempat menjadi hari yang diyakini menjadi perayaan yang tepat untuk mengucap syukur pada Tuhan dan orang-orang terdekat.

Perayaan dan pengucapan syukur ini kemudian lebih dikenal dengan Hari Thaksgiving.

Cukup unik, pada hari itu seluruh keluarga besar berkumpul untuk makan malam bersama. Bahkan pada hari perayaan di negara asalnya, Amerika hari tersebut dijadikan hari libur dan dinilai menjadi hari yang sakral. Perkembangan perayaan ini ternyata cukup disambut antusias oleh negara-negara lainnya.

Tak berarti sakral tetapi sajian makan malam dengan menu utama Kalkun Panggang menjadi momen yang dinanti-nanti tak terkecuali di Indonesia.

Menyambung tradisi tersebut, Cafe Gran Via di Gran Melia Hotel turut menyajikan menu utama Thanksgiving untuk sajian makan siang dan juga makan malam selama perayaan ini berlangsung yaitu 27-28 November 2014.

“Kami sediakan Roasted Turkey yaitu sajian kalkun panggang dengan rasa otentik. Rasanya klasik, ada chestnut di dalamnya. Untuk bagian isi merupakan olahan daging kalkun bercampur roti, sayuran, sage, rosemary dan juga telur,” ungkap Executive Sous Chef Apep Hendrawan.

Jangan lupa bagian pentingnya, yaitu melumeri dagingnya dengan saus pilihan, Cranberry yang bercita rasa manis dan kental atau giblet gravy yang gurih. Saus cranberry tentu saja berasal dari buah cranberry, sedangkan saus giblet berwarna putih, dilihat dengan mata telanjang mungkin lebih seperti saus pasta putih tapi tentu saja berbeda, bahan dasar ini adalah isi dalam atau jeroan kalkun. Jangan bergidik dulu, rasanya tak menyeramkan seperti bahan yang digunakan. Saus giblet ini bercita rasa gurih dan terasa creamy.

Untuk menu pendampingnya, coba mashed potato lembut dengan krim di dalamnya juga tumisan sayur segar yang manis.

“Ini lah menu utama saat makan malam perayaan Thanksgiving, sederhana saja tak perlu banyak menu tapi menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Apalagi saat ini, kalkun sudah susah didapat begitu juga sayuran pendamping tadi. Campuran tumisan sayur memang terlihat biasa-biasa saja, tapi kita juga memakai brussel sprouts yang tidak bisa didapatkan di Indonesia,” ujar Chef Apep.

Baca: Turkey On The Run, Antar Kalkun Ala Thanksgiving ke Rumah Anda

Brussel Sprouts merupakan sayuran pelengkap yang menjadi campuran dalam tumisan sayur yang dijadikan pendamping makan Kalkun Panggang sebenarnya merupakan kubis tunas.

Rasanya manis dengan sensasi sedikit pahit. Karena tergolong masih menjadi tunas, batangnya renyah saat digigit.

Selain menu tadi, pengunjung Cafe Gran Via tetap dapat menikmati beragam sajian dari penjuru dunia. Sajian tradisional Asia hingga Western masih dapat dinikmati.

Jangan lupa juga untuk mencicipi dessert beraneka ragam kudapan manis, mulai dari cheese cake, crème brule hingga es krim dan sorbet beraneka rasa sebagai pencuci mulut.
Setiap harinya, buffet lunch dan dinner tersedia dengan harga Rp 248.000++. per orang. Khusus untuk momen

Thanksgiving day pada 27-28 November 2014 dan Friday Seafood and Steak Night serta Sunday Brunch setiap tamu dikenakan harga Rp 325,000++. Cafe Gran Via juga menyediakan jasa pemesanan Kalkun Panggang untuk yang ingin merayakannya bersama keluarga di rumah. (*)

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved