Pilkada Siantar

Meme Pencoblos Bayaran Marak Jelang Pilkada

Pemilihan Kepala Daerah di Kota Siantar yang tinggal beberapa jam lagi ternyata banyak membuat meme yang mengajak masyarakat memilih dengan hati

Meme Pencoblos Bayaran Marak Jelang Pilkada
Tribun Medan / doc
Meme terkait Pilkada Siantar. Isi meme ini meledek pagi pencoblos bayaran 

Laporan wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemilihan Kepala Daerah di Kota Siantar yang tinggal beberapa jam lagi ternyata banyak membuat meme yang mengajak masyarakat memilih dengan hati nurani.

Baik itu meme tentang ajakan masyarakat Kota Siantar agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mensuarakan haknya memilih Kepala Daerah sampai ke meme yang menghardik pemilih yang menyumbangkan suaranya karena dibayar.

Meme terkait Pilkada Siantar. Isi meme ini meledek pagi pencoblos bayaran tribun
Meme terkait Pilkada Siantar. Isi meme ini meledek pagi pencoblos bayaran

Sementar itu, Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto sudah memetakan lokasi yang rawan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Siantar yang berlangsung, Rabu (16/11/2016) besok.

Baca: Dua Lokasi Ini yang Dikhawatirkan Polisi Saat Pilkada

Dua lokasi tersebut, kata Kapolres, wilayah Siantar Barat dan Siantar Martoba.

"Karena daerah rawan, kita meletakkan dua polisi dan dua linmas di setiap Tempat Pemilihan Suara (TPS). Sedangkan ditempat yang lain pengamanannya diisi dua polisi dan dua linmas untuk empat TPS,"kata Dodi Darjanto, Selasa (15/11/2016).

Ia mengatakan, BKO dari Polda Sumut ada sebanyak 410 orang dan 62 orang dari Brimobda akan standby di Mapolres Siantar yang bisa dikerahkan sewaktu-waktu apabila terjadi gangguan keamanan.

"Ada yang patroli cluster yang akan berkeliling disetiap Kecamatan. Setiap TPS ada Panic Buttom yang jika ditekan maka pasukan patroli cluster langsung datang,"ujarnya.

meme pilkada siantar tribun
Meme ajakan kepada masyarakat agar datang ke TPS untuk memilih Wali Kota Siantar dengan hati nurani

Secara keseluruhan kata Dodi mereka mempersiapkan 3000 pasukan untuk mengamankan Pilkada Kota Siantar.

"Ada dari TNI juga yang bertugas mengamankan. Totalnya ada 3000 personil lah. Polres yang dekat dengan Siantar nanti bisa menutup akses masuk dan keluar Kota Siantar jika ada ketigensi,"kata orang nomor satu di Mapolres Siantar.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved