Breaking News:

Operasi Zebra

216 Pelanggaran Terjadi di Hari Pertama Operasi Zebra Toba

"Yang tidak menggunakan helm ada 46 orang, tidak menghidupkan lampu sebanyak 18 kendaraan dan yang melawan arus ada 17 kendaraan,".

Penulis: akb lama | Editor: akb lama
Tribun Medan / doc
Personel Polsek Delitua terlihat sedang memeriksa surat-surat pada kendaraan roda empat. Pemeriksaan ini dilakukan dalam kegiatan operasi zebra toba 2016 yang dimulai dari hari Rabu (16/11/2016) sampai hari Selasa (29/11/2016). 

Laporan wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sehari kegiatan Operasi Zebra Toba 2016 Satlantas Polrestabes Medan berhasil menindak 216 pelanggaran dari setiap wilayah jajaran Satlantas Polrestabes Medan.

Hal itu dikatakan Kasatlantas Polrestabes Medan, Kompol Teuku Rizal Moelana. Ia mengatakan dari 216 pelanggaran ini hampir rata-rata berasal dari pengendara sepeda motor.

"Yang tidak menggunakan helm ada 46 orang, tidak menghidupkan lampu sebanyak 18 kendaraan dan yang melawan arus ada 17 kendaraan,"katanya.

razia di polsek medan area tribun
Personel Polsek Medan Area saat melakukan penindakan kepada pengendara yang melintas di Jalan AR Hakim, Rabu (16/11/2016)

Baca: Kasatlantas Imbau Masyarakat Lengkapi Surat Kendaraan

Ia mengatakan operasi Zebra Toba 2016 ini dimulai hari ini Rabu (16/11/2016) sampai Selasa (29/11/2016) mendatang. Untuk itu, kata mantan Kapolsek Medan Area ini, pihaknya berharap kepada para pengendara untuk melengkapi surat-surat berkendara dan membawa atriubut kendaraan.

"Imbauan ini kita lakukan bukan hanya disaat operasi zebra toba 2016. Tapi imbauan ini sudah sering kali kita kumandangkan kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan raya,"ujarnya.

Ditanya mengenai dengan jumlah tindakan yang bisa dikatakan banyak ini, orang nomor satu di Satlantas Polrestabes Medan ini angkat bicara. Ia mengatakan, ini menandakan para pengguna jalan masih tidak peduli terhadap keselamatan berkendara.

razia di polsek medan area 1 tribun
Personel Polsek Medan Area saat melakukan penindakan kepada pengendara yang melintas di Jalan AR Hakim, Rabu (16/11/2016)

Padahal, katanya, yang bisa menyelamatkan pengendara dari kecelakaan adalah pengendara sendiri. "Polisi hanya bertugas untuk mengatur lalu lintas dan mengimbau kepada para pengguna jalan agar melengkapi atribut berkendara seperti menggunakan helm bagi sepeda motor dan memakain safetybelt bagi pengendara mobil,"katanya.

Memang, katanya, helm dan safetybelt tidak akurat untuk menyelamatkan pengendara dari kecelakaan. Tapi, sambungnya, tetap helm dan safetybelt berguna untuk mengurangi resiko cedera bagi para pengendara saat terjadi kecelakaan.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved