Pilkada Siantar

Demo Pendukung TRS dan Wesley Dikawal Polisi Bersenjata Lengkap

"Ada pasukan dari brimob. Personel polisi yang piket di KPUD, dan ada pasukan yang BKO dari Polres terdekat dan dari Polda Sumut,"

Demo Pendukung TRS dan Wesley Dikawal Polisi Bersenjata Lengkap
Tribun-Medan.com/ Royandi Hutasoit
Personel polisi dari Mapolres Pematangsiantar bergerak menuju KPUD Kota Pematangsiantar, Jumat (18/11/2016). (Tribun-Medan.com/ Royandi Hutasoit) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Polres Pematangsiantar mendapat pemberitahuan bahwa akan ada demonstrasi di Kantor KPUD Kota Pematangsiantar yang merupakan pendukung Teddy Robinson Siahaan-Zainal Purba dan Wesley Silalahi dan Sailanto, Jumat (18/11/2016)

Baca: Hulman Sitorus Menang Telak Versi KPU, Berikut Rincian Peroleh Suara

Amatan www.tribun-medan.com saat ini ratusan personil kepolisian baik dari Polresta Siantar, Brimob dan dari Bantuan Kendali Operasi (BKO) lainnya sudah memadati halaman kantor KPUD Kota Pematangsiantar untuk membuat pengamanan.

Pihak keamanan tersebut terlihat bersenjata lengjap dan berkendara lengkap.

Tampak juga Kabag Ops Polresta Siantar, Kompol Faidil mengatur strategi pengamanan bersama AKP Peris Gultom dan AKP Jupiter Simanjuntak.

Kompol Faidil saat berbincang dengan www.tribun-medan.com mengatakan bahwa mereka melengkapi pasukkannya dengan senjata lengkap untuk mengkawal aksi demostrasi ini.

"Ada pasukan dari brimob. Personel polisi yang piket di KPUD, dan ada pasukan yang BKO dari Polres terdekat dan dari Polda Sumut," ujar Kompol Faidil.

Komisioner KPU Pematangsiantar, Batara Manurung menyebutkan bahwa sesuai surat pemberitahuan ke Polresta Siantar, estimasi sebanyak 2000 massa akan melakukan aksi demonstrasi.

"Kalau surat pemberitahuannya jam 2 siang ini demonya. 2000 orang dibuat estimasi massanya. Bukan hanya kesini (KPU Siantar) saja. Tapi juga ke Kantor Panwaslih Siantar sama Mapolresta Siantar," ujarnya ketika berbincang-bincang di depan Kantor KP.

Ketika disinggung apa yang menjadi tuntutan dalam demonstrasi ini, Batara bahwa kemungkinan tuntutan massa aksi mengenai masalah C6.

"Dari video-video yang kulihat di Facebook, mungkin ini masalah C6 itu lah. Tapi seharusnya kalau menuntut itu kan ke Panwas lah. Karena Panwas itu pengawas," lanjut Batara.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved