Siswa-siswi YPSA Gelar Zikir dan Do'a untuk Negeri

Ratusan siswa-siswi dan guru-guru YPSA tampak antusias mendengarkan pidato Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir yang dibacakan langsung Kepala SD

Editor: Muhammad Tazli
ist
Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) melaksanakan Istighosah dan do'a untuk negeri di Masjid Shafiyyatul Amaliyyah 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam upaya mendukung aksi bela Islam III di Jakarta, Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) melaksanakan Istighosah dan do'a untuk negeri di Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Jum'at kemarin.

Ratusan siswa-siswi dan guru-guru YPSA tampak antusias mendengarkan pidato Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir yang dibacakan langsung Kepala SD Shafiyyatul Amaliyyah Azhar Fauzi, M.Pd.I.

Tampak hadir Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki Fadilah Raz, M.Psi., Psikolog., Ustadz Syaiful Asro, M.A., dan SDM YPSA lainnya.

Menurut Azhar Fauzi kegiatan ini dilaksanakan guna mendukung sepenuhnya aksi super damai atau aksi bela Islam yang dilaksanakan pada hari Jum’at juga pada tanggal 2 Desember 2016 di Jakarta.

Baca: YPSA Ditetapkan Sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2016

Kegiatan ini juga dilaksanakan di 3 Masjid yaitu Masjid Shafiyyatul Amaliyyah, Masjid Kaca Al-Raudhah Jalan Kemuning dan Masjid Ar Razak komplek Perumahan Alamanda.

"Hal ini juga atas dorongan Drs H. Sofyan Raz, Ak.M.M., selaku pembina YPSA yang ingin YPSA berpartisipasi dalam mendoakan aksi Bela Islam," ujarnya.

Dia menambahkan, kami juga ingin hukum di Indonesia ditegakkan seadil-adilnya, apalagi urusannya tentang agama dan Al-Qur’an.

"Melalui acara ini kami ingin menanamkan kepada siswa-siswi YPSA untuk lebih mencintai Islam dan Al-Qur’an,” ujar Fauzi.

Senada dengan salah seorang siswa SMA YPSA, Ghofar, “semoga hukum di Indonesia ditegakkan seadil-adilnya agar permasalahannya cepat selesai, dengan begitu kita bisa hidup tenteram di Indonesia. Do’a kami selalu menyertai para jamaah aksi yang berangkat  ke Jakarta”.

Begitupun dengan Andini salah satu siswi SMP YPSA mengatakan, ”semoga Aksi Bela Islam III di Jakarta lancar aman dan kami mendo’akan dari sini”.

Tidak sedikit guru dan siswa menangis saat melaksanakan Zikir dan Do’a dipimpin langsung oleh Ustaz Syaiful Asro, M.A., ini.

Dalam do’anya ustad bermunajad bahwa aksi ini bertujuan untuk mengokohkan Persatuan Ummat Islam yang membawa pada Persatuan Indonesia, mengokohkan Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan nilai-nilai UUD 1945 yang asli.

“Semoga negeri ini selalu dalam lindungan dan keberkahanmu ya Allah,” ujar Ustaz.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved