BRI Medan Salurkan Kredit Mikro Senilai Rp 10,3 Triliun
Adapun pinjaman untuk kredit mikro ini, lanjutnya, maksimal nominal Rp 100 juta untuk satu pelaku usaha.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Ryan Achdiral Juskal
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - BRI Wilayah Medan secara spesifik menyasar pelaku usaha mi balap dan kerang rebus sebagai calon debitur.
"Semakin banyak kita terlibat di sektor UMKM, peran kita semakin besar, karena kita melakukan pengembangan. Di sini, pelaku usaha mie balap dan kerang rebus, kita minta untuk menceritakan, apa kesulitannya terutama kemodalan," katanya dalam acara Seminar Sehari Profil Bisnis Mikro, Usaha Mie Balap dan Kerang Rebus di Ballroom Hotel Emerald Garden, Senin (5/12/2016).
Baca: BRI Siap Biayai Usaha Kerang Rebus dan Mie Balap
Adapun pinjaman untuk kredit mikro ini, lanjutnya, maksimal nominal Rp 100 juta untuk satu pelaku usaha. Namun, bisa juga sampai Rp 200 juta. Hal tersebut diberikan jika usaha debitur memenuhi syarat.
"Kalau memungkinkan, melihat kelayakan usaha, bisa sampai Rp 200 juta. Sejauh ini untuk mi balap dan kerang rebus masih sedikit. Maka kita harap dengan acara ini, bisa semakin banyak yang dibiayai BRI," katanya.
Kinerja di akhir bulan November 2016, BRI telah menyalurkan kredit mikro sekitar Rp 10,324 triliun, untuk provinsi Sumut. Target sampai akhir tahun, pihaknya pun ingin merealisasikan hingga Rp 11 triliun.
"BRI lebih fokus pada kualitas kredit. Rp 11 triliun itu sampai akhir tahun. Insya Allah, bisa disalurkan," ujarnya.
Ditambahkannya, melihat data November 2016, BRI telah menyalurkan kepada 417.431 pelaku mikro di Sumut.
"Ini semua ada peningkatan, baik itu pinjaman maupun sumpanan. Sebab, tahun lalu pinjaman hanya Rp 9,363 triliun dan simpanan Rp 9,507 triliun. Artinya meningkat, sekarang sudah di angka 10, kita optimis sampai akhir tahun nanti bisa Rp 11 triliun," pungkasnya. (raj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bri_20161205_165445.jpg)