Berantas Pungli

Setor Jutaan, Oknum Satpol PP Turunkan Nenek Ini dari Angkot Lalu Obrak-abrik Kamar Kos Cari Uang

"Yang pertama dan kedua Rp 1,3 juta. Ketiga Rp 450 ribu. Nah yang ke empat ini diminta lagi Rp 650 ribu, tapi saya menolak," kata Saimah

Setor Jutaan, Oknum Satpol PP Turunkan Nenek Ini dari Angkot Lalu Obrak-abrik Kamar Kos Cari Uang
Fachri/TribunKaltim.com
Nenek, Saimah, pengemis yang mengalami tindak kekerarasan dari oknum satpol PP Balikpapan, Kaltim, Rabu (7/12/2016). 

"Saya dipaksa turun, dia (HD) minta uang. Saya bilang belum ada. Dia nggak percaya. Saya diseret ke kosan, saya belum ada uang. Tempat tinggal saya diobrak-abrik," tutur perempuan tua asal Madura tersebut.

pengemis tribun medan.com
Ilustrasi pengemis

Baca: Kabur Usai Celananya Dilucuti, Tipu Muslihat Pengemis Buntung Ini Terbongkar

Perempuan yang hidup sebatang kara tersebut mengaku baru dua bulan di Balikpapan, kota besar di Kalimantan Timur.

Selama dua bulan ia melakoni profesinya menjadi pengemis, terpaksa menyetor uang kepada oknum satpol PP tersebut sebagai jaminan agar tidak dibawa ke kantor Satpol PP Balikpapan.

"Kalau nggak dikasih, dia ngamuk. Saya dibawa ke kantor Satpol PP," sembari mengatakan pernah ditangkap petugas Satpol PP.

Ia mengaku tak tahan lagi atas perlakuan HD, oknum Pol PP tersebut.

Saimah mengeluh sebab pendapatannya sehari-hari, tak sebanding dengan biaya yang ia keluarkan sebagai uang pengamanan.

Dalam sehari ia bisa meraup uang Rp 50 ribu.

Baca: Dinas Sosial Razia Anak Jalanan dan Gelandangan Pengemis dan Diboyong ke Panti Asuhan

Ditemani salah seorang tetangga kosnya, Saimah mendatangi markas Polres Balikpapan untuk mengadukan pungutan liar dan perlakuan semena-mena HD.

"Saya sempat diancam mau dipukul. Makanya saya takut, dan mau melapor," tuturnya.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Balikpapan Subardiyono, menyatakan akan menindak tegas HD jika terbukti benar melakukan pungutan liar.

Halaman
123
Editor: Domuara D Ambarita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved