Breaking News

Hulman Meninggal, KPU: Yang Kami Tetapkan Hanya Hefrianysah

"Jadi kalau gugatan ini ditolak sesuai hasil konsultasi kami tadi, maka yang kami tetapkan nantinya hanya Hefriansyah,"

Hulman Meninggal, KPU: Yang Kami Tetapkan Hanya Hefrianysah
Ketua KPU Siantar, Mangasi Purba 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,PEMATANGSIANTAR - Proses Pilkada Pematangsiantar saat ini masih pada tahapan adanya sengketa gugatan di Mahkamah Konstitusi yang diajukan oleh Pasangan Calon Wali Kota Pemtangsiantar peraih suara terbanyak ke dua pada Pilkada Kota Pematangsiantar 16 November lalu, Wesly Silalahi dan Sailanto.

Ketua KPUD Kota Pematangsiantar, Mangasi Purba menjelaskan bahwa sengketa yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi ini masih pada tahapan sidang dismisal dengan agenda pembacaan jawaban KPUD Kota Pematangsiantar atas gugatan dari Wesly dan Sailanto.

Baca: Inilah Segudang Prestasi Hulman Sitorus saat Menjabat Wali Kota

"Tadi kami baru membacakan jawaban kami atas gugatan dari Wesly dan Sailanto," ujar Mangasi Purba melalui sambungan telepon, Kamis (8/12/2016)

Terkait meninggalnya Hulman Sitorus, Calon Wali Kota Pematangsiantar yang menjadi peraih suara terbanyak, Mangasi menjelaskan bahwa jika gugatan Wesly dan Sailanto ditolak MK maka yang mereka tetapkan hanyalah wakil dari Hulman Sitorus, Hefriansyah.

hulman_sitorus
Hulman Sitorus menunjukkan surat suara, seusai memilih di TPS 12 Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Rabu (16/11/2016) (Tribun Medan/Royandi Hutasoit)

"Kami sudah konsultasi tadi sama KPU RI. Jadi kalau gugatan ini ditolak sesuai hasil konsultasi kami tadi, maka yang kami tetapkan nantinya hanya Hefriansyah. Hefriansyah kami tetapkan tetap sebagai wakil. Nah kami juga akan jelaskan bahwa kami tidak ikut menetapkan Hulman Sitorus karena sudah meninggal," ujarnya.'

Hulman Sitorus
Jenazah Hulman Sitorus saat terbaring di Ruang Jenazah Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar, Kamis (8/12/2016). (Tribun-Medan.com/ Royandi)

Lanjut Mangasi setelah mereka tetapkan nantinya mereka akan ajukan hasilnya ke DPRD Pematangsiantar untuk diajukan kepada Mendagri. "Kami tetap ajukan sebagai wakil ke DPRD. Kemudian diajukan ke Mendagri. Apakah dia dilantik sebagai wakil atau wali kota, itu bukan wewenang kami. Itu sudah ranah mendagri," pungkasnya.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved