Baca Selengkapnya di Harian Tribun Medan

Parkir Sejajar Solusi Kurangi Macet

"Jalan-jalan yang sempit harus dikenakan parkir mahal, atau larangan parkir sehingga tidak ada parkir di pinggir jalan," kata Bhakti Alamsyah.

Tribun Medan/M Daniel Effendi Siregar
Petugas juru parkir mengatur kendaraan di lokasi parkiran Stasiun Kereta Api Medan, Jumat (9/12). Maraknya parkir liar menyebabkan tingginya tingkat kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

MEDAN, TRIBUN - Beberapa bulan terakhir kemacetan arus lalu lintas di Kota Medan semakin parah.

Penyebabnya, selain jumlah kendaraan yang terus bertamah, proyek drainase, juga pengelolaan parkir yang belum memadai.

Pengamat transportasi dari Universitas Pancabudi Medan Bhakti Alamsyah mengatakan, permasalah parkir tepi jalan yang menimbulkan kemacetan tidak hanya terjadi di Kota Medan. Permasalahan serupa juga terjadi di berbagai kota besar di Indonesia.

"Jukir-jukir ini harus menerapkan sistem pengaturan parkir kendaran bermotor secara benar. Jangan konsepnya bagaimana kendaraan yang parkir bisa banyak. Umumnya jukir menerapkan parkir 45 derajat. Mestintya parkir kendaraan bermotor harus sejajar," ujarnya saat dihubungi, Jumat (16/12) malam.

Ia menyampaikan, sistem parkir 45 derajat lebih banyak diterapkan, agar banyak menampung kendaraan yang parkir. Padahal, sistem parkir ini menyebabkan badan jalan menyempit, sehingga. Dinas Perhubungan Kota Medan harus mengkaji ulang mekanisme parkir kendaraan di Medan.

"Jalan-jalan yang sempit harus dikenakan parkir mahal, atau larangan parkir sehingga tidak ada parkir di pinggir jalan. Bahkan, bagi yang melanggar harus ditilang, digembok dan dikenakan denda yang besar. Misalnya, biaya tembusannya Rp 2 juta," katanya.

Selain itu, katanya, parkir yang tidak teratur bisa tuntas, jika ada sanksi tegas terhadap penegndara yang melanggar aturan.

"Di kota-kota besar permasalahan serupa terjadi. Jadi, harus ada upaya untuk mengurai kemacetan lewat sistem baru. Perda harus dijalankan tegas, misalnya di Jalan Surabaya Medan, tidak seharusnya parkir kendaraan 45 derajat. Seharusnya, di sana diberlakukan parkir sejajar di pinggir jalan. Dampaknya setiap siang terjadi kemacetan, karena badan jalan untuk lahan parkir," ujarnya.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Medan edisi Sabtu (17/12/2016). 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved