Uang Rupiah

Uang Rupiah Diluncurkan. Netizen Sebut Mirip Yuan, Mata Uang China

Bank Indonesia (BI) menerbitkan uang Rupiah NKRI dengan desain baru. Namun baru saja diluncurkan desain baru ini sudah menuai kontroversi.

Ist
Mata uang Rupiah dan Yuan 

TRIBUN-MEDAN.com - Bank Indonesia (BI) menerbitkan uang Rupiah NKRI dengan desain baru. Namun baru saja diluncurkan desain baru ini sudah menuai kontroversi.

Beberapa netizen di media sosial tampak heboh mengaitkan mata uang Rupiah baru mirip dengan mata uang Yuan milik China.

Seperti yang disampaikan oleh pemilik akun Instagram @miftahul_hn. Dia mengunggah mata uang Rupiah dan Yuan yang memiliki kemiripan terutama pada mata uang Rp 100 ribu dan 100 Yuan.

Seperti yang disampaikan Miftahul sebagai berikut:

Hari ini BI meluncurkan mata uang baru. Perubahan drastis dari mata uang sebelumnya.
Dan ada beberapa yang menyamakan mata uang baru yang di keluarkan BI mirip dengan mata uang Cina.

Mungkin kebetulan?
Atau memang sengaja di betulkan?
Sebagai pengguna, kita harus jeli. Bahwa Badan Pembuat Uang Indonesia, tidak mungkin mendesain ataupun merancang dengan kebetulan, semua yang sudah di hasilkan pasti memiliki tujuan.

Kehadiran uang edisi terbaru itu pun tampaknya disambut dengan antusiasme dari netizen. Terbukti, topik dengan ‘Uang Rupiah’ saat ini memasuki trending topic di Twitter. Berdasarkan pantauan, terdapat 4.541 tweet yang menyebut uang rupiah di Twitter.

Adapun beberapa pecahan yang rupiah yang hari ini baru saja dikeluarkan ialah Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. Sedangkan untuk edisi uang koin atau logam, antara lain Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100.

Adapun uang desain baru yang diluncurkan hari ini mencakup tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam.

*Pecahan Rp 100.000

 100 RIBU

dok BIpecahan seratus ribu 
 

Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan duo proklamator, Soekarno-Hatta, dan didominasi warna merah.

Yang membedakan dari desain yang lama, gambar Presiden RI pertama, Soekarno, terlihat lebih elegan dan tidak terlalu formal.

Selain itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Topeng Betawi, sedangkan pada desain lama berupa gedung DPR/MPR.

*Pecahan Rp 50.000

 50 RIBU

dok BIpecahan lima puluh ribu 
 

Pecahan Rp 50.000 tetap didominasi warna biru. Dalam desain baru, pecahan ini menampilkan pahlawan nasional Ir Djuanda Kartawidjaja. Pada desain lama, gambar yang menghiasi pecahan ini adalah I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu, pada bagian belakang terdapat gambar Tari Legong dari Bali dengan latar belakang pemandangan alam Pulau Komodo.

*Pecahan Rp 20.000

20000

 dok BIpecahan dua puluh ribu 

Pecahan ini tetap didominasi warna hijau dengan menampilkan pahlawan nasional GSSJ Ratulangi. Di pecahan desain lama, pahlawan yang ditampilkan adalah Otto Iskandardinata.

Pada bagian belakang terdapat gambar Tari Gong dari Suku Dayak dengan latar belakang panorama alam Derawan, Kalimantan Timur.

*Pecahan Rp 10.000

10000

dok BIpecahan sepuluh ribu 

Pecahan yang didominasi warna ungu ini ditampilkan dengan gambar pahlawan dari tanah Papua, Frans Kaisiepo, dan pada bagian belakang terdapat gambar Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan serta pemandangan alam Taman Nasional Wakatobi dan bunga cempaka Hutan Kasar.

*Pecahan Rp 5.000

5000

dok BIpecahan lima ribu 
 

Pecahan yang didominasi warna coklat ini ditampilkan dengan gambar pahlawan nasional KH Idham Chalid dan di bagian belakang uang terdapat gambar penari gambyong, pemandangan alam  Gunung Bromo, serta bunga sedap malam.

*Pecahan Rp 2.000

2000

dok BIpecahan dua ribu 
 

Pada pecahan yang didominasi warna abu-abu ini terdapat gambar pahlawan nasional Moehammad Hoesni Thamrin.

Sementara itu, di bagian belakang terdapat gambar Tari Piring dari Sumatera Barat serta pemandangan alam Ngarai Sianok dan bunga jeumpa.

*Pecahan Rp 1.000

1000

dok BIpecahan seribu 
 

Pada pecahan yang didominasi warna hijau ini terdapat gambar pahlawan wanita dari Aceh, Tjut Meutia.

Di bagian belakang terdapat gambar Tari Tifa dari Papua dan Maluku Tenggara serta pemandangan alam Banda Neira dan bunga anggrek Larat.

Baca: Berikut Sanksi bila Menolak Dibayar dengan Uang Lama

Uang logam

Selain uang kertas, BI juga menerbitkan uang logam. Pada pecahan Rp 1.000, pahlawan dari Bali ditampilkan, yakni I Gusti Ketut Pudja.

Adapun di pecahan Rp 500 terdapat gambar Letjen TNI TB Simatupang.

Pada pecahan Rp 200 terdapat gambar pahlawan nasional Dr Tjiptomangunkusumo, dan di Rp 100 terdapat gambar Prof Dr Herman Johannes yang juga Rektor Universitas Gadjah Mada 1961-1966.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved