Siswanya jadi Korban Perkosaan, Ini Kata Kepala Sekolah

"Saya lagi di Batam. Saya baru tahu darimu informasinya ini. Karena libur itu sekolah makanya saya sempatkan ke rumah saudara di Batam,".

Siswanya jadi Korban Perkosaan, Ini Kata Kepala Sekolah
Tribun Medan / Royandi
Hasbiasyah Sinaga Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Siantar, Senin (26/12/2016). (Tribun Medan / Royandi) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Hasbiansyah Sinaga, Kepala Sekolah SMA Negeri, dimana korban perkosaan dan penganiayaan, SR (15) bersekolah, mengaku terkejut mendengar berita tersebut.

Ia mengaku bahwa dirinya saat ini diluar kota, sehingga dia baru tahu dari www.tribun-medan.com terkait informasi yang menyedihkan tersebut.

korban
SR (15) terbaring lemas di rumahnya orang tua angkatnya, Senin (26/12/2016).

"Saya lagi di Batam. Saya baru tahu darimu informasinya ini. Karena libur itu sekolah makanya saya sempatkan ke rumah saudara di Batam," ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (26/12/2016).

Hasbiansyah menyampaikan bahwa dirinya akan memerintah guru di sekolahnya untuk mencari tahu masalah yang menimpa muridnya tersebut dan akan mencoba membantu semampunya.

"Saya akan suruh nanti orang sekolah untuk mendalami informasinya itu," ujarnya.

Baca: Ini Komentar Kapolres Terkait Siswi yang Diperkosa dan Kemaluannya Dibakar

Ia menyampaikan berharap kasus keji tersebut segara dituntaskan oleh pihak yang berwajib dan menghukum yang seberat-beratnya.

"Biarlah polisi yang bertugas menegakkan keadilan," bebernya.

pemerkosa dan pembakar kemaluan SR tribun medan
Kelompok terduga pelaku pemerkosa dan pembakar kemaluan SR yang disebut oleh AG, Senin (26/12/2016). (Tribun Medan / Royandi)

Namun dia kembali terkejut, lantaran saat disampaikan bahwa dua orang terduga pelaku yang disampaikan oleh SR, juga siswa disekolahnya.

"Bah yang diduga pelaku anak SMA kami juga. Biarlah polisi yang mengusutnya. Kami dukung polisi mengusutnya," ujarnya.

Apa tindakan sekolah kepada dua siswa terduga pelaku tersebut? Hasbiansyah menjelaskan bahwa dirinya akan mengambil tindakan jika pihak penegak hukum sudah membuktikan siswanya tersebutlah pelaku tindakan keji tersebut.

"Kalau sudah terbukti. Jangankan tindakan tidak beradab seperti, tindakan berlaku kasar sama guru juga akan kita pecat. Apalagi yang begini. Ini sudah mencemarkan nama baik sekolah. Bisa dipecat mereka itu. Tapi kita serahkan dulu kepada pihak yang berwajib mengusutnya," ujarnya.

Baca: Laporan Korban Pemerkosaan Tidak Digubris, Ini Alasan Polisi

Hasbiansyah menjelaskan bahwa dirinya kurang mengenal baik siswa-siswanya tersebut, karena masih baru masuk sekolah. "Masih kelas sepuluh mereka ini. Jadi kurang tahu keseharianya dan kebiasa mereka," ujarnya.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved