Perselingkuhan
Gawat, Masyarakat Katingan Desak Bupati yang Tidur Seranjang dengan Oknum Perawat Segera Mundur
Mereka mengutuk keras perbuatan asusila yang dilakukan oleh Bupati Katingan, H Ahmad Yantengli, yang tertangkap basah selingkuh dengan istri polisi
TRIBUN-MEDAN.com - Skandal perselingkuhan antara Bupati Kabupaten Katingan,H Ahmad Yantenglie, dan ASN yang bertugas di Rumah Sakit Amsyar Kasongan bernama Farida Yani mulai mendapat reaksi dari warga setempat, Jumat (6/1/2017).
Tribunkalteng.com yang memantau langsung ke Katingan menyaksikan sekelompok massa yang menamakan Masyarakat Katingan Bersatu mengelar aksi di halaman Gedung DPRD setempat.

Farida Yeni selingkuhan Bupati Katingan provinsi Kalimantan Tengah H. Ahmad Yantenglie
Baca: Wah, Ternyata Wajah Selingkuhan Bupati Tak Secantik Foto-foto yang Beredar
Mereka mengutuk keras perbuatan asusila yang dilakukan oleh Bupati Katingan, H Ahmad Yantengli, yang tertangkap basah selingkuh dengan istri seorang polisi.
Massa menggelar spanduk dengan berbagai macam tulisan meminta agar proses hukum yang dilakukan oleh Polda Kalteng bisa berjalan dengan benar.
Massa juga meminta agar Dewan Katingan mengajukan pemberhentian Bupati Yantengli ke Mendagri melalui Gubernur Kalteng. Aksi tersebut mendapat pengawalan polisi setempat.
Kabupaten Katingan, Kalteng, dibuat gempar ulah bupatinya. Bupati Katingan, Ahmad Yantengli (44) digerebek saat sedang tidur dengan selingkuhannya Farida Yeni (34), Kamis (5/1/2016) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Ironisnya lagi, penggerebekan dilakukan suami Farida, seorang anggota Polsek Katingan Hilir Aipda Sulis Heri.
Kedua insan berlainan jenis ini dipergoki di satu rumah di Jalan Nangka Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.

Endang Susilawatie istri Bupati Katingan. (BORNEONEWS.CO.ID)
Baca: Farida Yeni Akui Menikah 8 Desember 2016, Ramai-ramai Netizen Menyerang
Mengetahui istrinya selingkuh, Aipda Sulis kemudian melaporkan keduanya ke Mapolsek Katingan Hilir. Laporan itu kemudian di back up Polres Katingan hingga mereka digelandang ke Mapolres Katingan untuk dimintai keterangan.

Bupati Katingan H. Ahmad Yantenglie. (katingankab.go.id)
Diungkapkan Aipda Sulis Heri, Kepala sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Katingan Hilir Kabupaten Katingan, dia mengaku tidak enak hati kepada Kapolres Katingan, AKBP Tato Pamungkas, ketika dia menemukan istrinya tidur tanpa busana bersama Bupati Katingan, Ahmad Yantengli.
Baca: Sebelum Pergoki Istri dan Bupati Tanpa Busana, Inilah yang Diminta Farida Yeni pada Aipda Sulis
Netizen pun berkomentar pedas pada kolom komentar berita.
Berikut komentar netizen
Alponco Harahap Kok Bupati aja...... Perempuan itupun yang gilanya itu....kan udah punya Suami...!!
Bambang Dwiyanto Bupati kok bejat gitu...
Istri org jg ditidurin.... weleh.. welehhhh...
Johan Regardo Betina ini mesti udah di iming imingi uang yg byk sama bupati gadungan nya. Bupati seperti ini pecat ajalah
Ha Gin Su Moralitas seorang Pejabat & Kesetian seorang ISTRI tipis setipis kulit ari SALAK.
Baca: Polisi Pergoki Istri dengan Bupati Tanpa Busana, Ini Kronologi dan Parade Foto serta Profil Bupati
Ardy Harahap Penyakit masyarakat AL : MAKSIAT, KORUPSI" akan terus berlanjut , penegakan hukum seperti pisau tumpul keatas, itu dihotel berbintang banyak yg selingkuh tdk digrebek dipenginapan digrebek, dimana letak keadilan itu, kemudian hukum yang terlalu ringan, seharusnya selingkuh dirazam, korupsi di gantung, ini adalah kesalahan pada pembuat undang-undang dan hukum dinegara ini, indonesia mayoritas muslim paling tidak terapkan hukum islam 70 %, kinerja kalian khususnya anggota dpr yg mengaku beragama islam akan dipertanggung-jawabkan di yaumil akhir.
Mas Kholik Yang d kuropsi bukan uang saja.istri orang pun dkuropsi.bikin malu indonesia saja.pejabat"
Roy Tambuwun bupati macam ava ini..
Tanggapan Istri Bupati
Ucapan terima kasih dituliskan akun Endang Susilawatie, istri Ahmad Yantengli (44) Bupati Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua I DPRD Katingan ini menuliskan balasan singkat saat diminta bersabar.
"Yang sabar bunda katingan," tulis akun Ema Yusma di dinding Endang, Jumat (6/1/2016).
Ucapan dan rasa simpati serupa dituliskan Aluh Daytonah NI Ni.
"Semakin tinggi pohon semakin kencang angin bertiup...sabar dn ikhlas...setiap peristiwa ada hikmahnya...amin
digerebek saat sedang tidur dengan teman perempuannya Farida Yeni (34), Kamis (5/1) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Akun Yanty Ksg memberikan semangat pada 'permaisuri' Bupati Katingan ini. "ttap semangat Bu."
Netizen juga mengingatkan Endang tetap kuat demi buah hatinya.
"Ami Yadi Tetap kuat,bu..untuk anak2nya..."
Akun Naning Singapari juga yakin Endang bisa kuat menghadapi masalah dugaan perselingkuhan yang menyeret suaminya diperiksa jajaran kepolisian setelah digerebek berduaan di rumah kontrakan, Kamis (5/1/2016) dini hari.
"Tetap kuat, tabah dan sabarlh bu,, ku sangat percaya ibu kuat mengharep masalah tuh,,#iloveyoubundakatingan.
Cara Mengelabui Suami
Edan, satu kata ini bisa menggambarkan perilaku Farida Yeni, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Farida Yeni yang bekerja sebagai perawat di RSUD Mas Amsyar Kasongan, Kabupaten Katingan tega "bermain api" alias selingkuh.
Padahal Yeni sudah memiliki suami dan dianugerahi dua anak. Namun, ia tega mengkhianati suaminya, Aipda Sulis. Ia tidur seranjang dengan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie.
Edannya lagi, Yeni sudah merencanakan perbuatan bejat ini sedemikian rupa. Hal ini merujuk pada keterangan Aipda Sulis.
Menurut Aipda Sulis, malam, sebelum penggerebekan dilakukannya, istrinya menyuruh dirinya mengambil barang di Sampit, Kabupaten Kotim sekaligus membawa dua orang anaknya jalan-jalan.
Saat itu istrinya mengaku tidak bisa ikut dengan alasan lembur kerja di RSUD Mas Amsyar Kasongan, Kabupaten Katingan.
Kebetulan istrinya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara di bagian farmasi di rumah sakit tersebut.
Merasa tak enak hati, belum sampai Sampit atau di tengah perjalanan, Aipda Sulis memutuskan balik ke rumahnya bersama dua anaknya.
Saat dia pulang dari arah Sampit hingga sampai di Kasongan dan tiba di rumahnya ingin mencari kunci rumah namun tidak ada karena dibawa istrinya yang beralasan dinas malam.
Kemudian, Sulis mencari Farida Yeni ke RSUD Mas Amsyar Kasongan namun tidak ada di tempat.
Selanjutnya, Aiptu Sulis mencari istrinya ke Jalan Nangka tempat kontrakan.
Setibanya di tempat tersebut, Sulis melihat tas dan rokok milik istrinya, Farida Yeni.
Muncul kecurigaan istrinya tidur di kontrakan yang diduga sengaja disewa oleh Bupati Katingan sebagai tempat bertemu.
Pintu depan rumah kontrakan langsung didobrak dan setelah memeriksa ke kamar, mendapati Farida sedang tertidur dengan HA Yatenglie dalam keadaan tanpa busana.
(*)