Pembunuhan Sadis
Terungkap Sudah, Pembunuhan Sadis sang Pengusaha Properti, Dodi Triono
Dodi Triono (59), salah satu korban perampokan Pulomas diketahui menjadi orang paling terakhir yang disekap di dalam kamar mandi
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Dodi Triono (59), salah satu korban perampokan Pulomas diketahui menjadi orang paling terakhir yang disekap di dalam kamar mandi. Sebab, saat para perampok masuk ke rumahnya, Dodi sedang di luar.
Dalam prarekonstruksi yang dilakukan pada Jumat (6/1/2017) ini, adegan Dodi masuk ke rumah dengan mengendarai mobil Honda Jazz silver berpelat nomor B 268 NAA tertera dalam adegan ke-52.

Proses evakuasi korban tewas dan luka dari dalam kamar mandi kecil di kediaman almarhum Dodi Triono (59) di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016) pagi. Sebanyak 11 orang sempat disekap dalam kamar mandi oleh kawanan perampok yang menyatroni rumah Dodi sejak Senin (26/12/2016) sore lalu dan baru ditemukan pada Selasa pagi. (Repro/Kompas TV)
Dodi mengendarai mobil tersebut seorang diri, tanpa sopir. Saat hendak memasuki rumahnya di Jalan Pulomas Utara nomor 7A, salah satu tersangka, Ramlan Butarbutar, membukakan pagarnya.
Tanpa rasa curiga, pengusaha properti tersebut memasuki pelataran rumahnya. Setelah mematikan mesin mobilnya, suami dari Agnesya Kalangi itu turun dari mobilnya.
Baca: Kisah Para Istri Dodi Triono, Mulai dari Tak Pernah Lakukan Hal Ini hingga Lakoni Kejahatan Besar
Baca: Agnes Kalangi Tak Dapat Jatah Warisan Kendati Mengandung Anak Dodi Triono
Setelah Dodi mematikan mesin mobil, Ramlan kembali menutup pagar rumah berlantai 2 itu. Ketika Dodi turun dari mobil, barulah Ramlan menghampirinya sambil menodongkan senjata apinya.

Zanette Kalila (13), anak dari Dodi Triono, korban selamat pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur menghadiri pemakaman Dodi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016). Anet panggilan akrab Zanette merupakan korban selamat dari pembunuhan di Pulomas.
Sambil menodongkan senjata api di pinggang Dodi, Ramlan membawa pengusaha properti tersebut masuk ke dalam rumah. Kejadian tersebut tergambar dalam adegan ke-58 dalam proses pra rekonstruksi ini. Untuk peran Ramlan dan Dodi diperagakan oleh petugas kepolisian.
Dodi menjadi korban tewas dalam perampokan dan penyekapan di kamar mandi rumahnya yang berukuran 1,5 x 1,5 meter. Sedangkan Ramlan, tewas saat dibekuk polisi di kawasan Bekasi karena melawan petugas.
Hingga pukul 10.30, proses rekonstruksi ini masih berlangsung. Untuk adegan di dalam rumah, wartawan dilarang meliput.

Almyanda Saphira dengan mantan suaminya, Dodi Triono
Dalam kasus ini polisi telah menangkap semua tersangka. Mereka adalah Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.
Dalam peristiwa penyekapan ini korban yang tewas adalah Dodi dan kedua anaknya, Diona (16) dan Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasro yang merupakan sopir keluarga, tewas karena kehabisan oksigen. Sementara Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi (41), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-saat-memerankan-peran-dodi-triono-tribun_20170106_112158.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/almyanda-saphira-dengan-mantan-suaminya-dodi-triono_20170104_181018.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suasana-rumah-dodi-triono-tribun_20161228_184027.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lima-korban-selamat-pembunuhan-keji-pulomas_20161229_122226.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/video-lengkap-pembunuhan-di-pulomas_20161229_061440.jpg)