Taruna Tewas

Polisi Resmi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kematian Taruna STIP

Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara dan Kepolisian Sektor Cilincing telah menetapkan empat orang sebagai tersangka

Ist
Amirullah Aditya Putra bersama saudara kembarnya Amarullah Aditya Putra 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara dan Kepolisian Sektor Cilincing telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara kematian taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) bernama Amirullah Adityas Putra (18).

"Kemarin Kapolres Metro Jakarta Utara telah menetapkan tersangka terhadap pengeroyok korban," kata Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan di Jakarta, Rabu.

Iriawan mengatakan penyidik telah mengantongi cukup bukti untuk menetapkan empat taruna senior yang diduga menganiaya Amirullah itu sebagai tersangka. Keempat siswa tingkat dua STIP yang ditetapkan sebagai tersangka inisialnya SM (19), WH (20), I (21) dan AR (19).

Amirulloh Adityas Putra
Jenazah Amirulloh Adityas Putra (18). (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Menurut Iriawan, penyidik kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengautopsi jasad Amirullah guna memastikan penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami luka lebam pada bagian dada, perut dan ulu hati, diduga akibat benturan benda tumpul.

Amirulloh Adityas Putra
Amirulloh Adityas Putra. (IST)

Amirullah Adityas Putra alias Amir (18) pada Rabu (11/1) dini hari meninggal dunia, diduga akibat dianiaya empat taruna seniornya di asrama pada Selasa (10/1/2016) malam.

Baca: Selain Tewasnya Amirullah, Inilah Sederet Kasus Penganiayaan di Sekolah Pelayaran

Amir tidak sadarkan diri usai kena pukulan di dada, perut dan ulu hati dari empat seniornya. Keempat senior Amir sempat membawa dia ke tim medis pada Rabu dini hari, namun nyawanya tidak tertolong.

Petugas medis dan beberapa saksi mata kemudian melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Cilincing Jakarta Utara.(*)

Baca Juga: Bupati Mencak-mencak: Mulut Penuh Ayat Firman Tuhan, Hati seperti Iblis Lusifer

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved