Rangkuman Peristiwa

Mulai Gergaji Telaumbanua yang Tak Mempan hingga Penebangan Pohon Trembesi yang Makan Korban

"Biasanya saya nebang pohon gunakan 36 mata saja sudah bisa. Tapi sama pohon trembesi ini gak bisa (digergaji). Gak mempan dia,"

Mulai Gergaji Telaumbanua yang Tak Mempan hingga Penebangan Pohon Trembesi yang Makan Korban
TRIBUN MEDAN
Pohon trembesi di Lapangan Merdeka tumbang. Pengendara mengalami luka imbas pohon bersejarah ini tumbang. (Tribun-Medan). 

POHON Trembesi merupakan satu jenis tanaman yang punya nilai bersejarah di Kota Medan. Umurnya bahkan ratusan tahun, sudah ada sejak era kolonial. 

Pohon Trembesi yang berlokasi di Lapangan Merdeka mendadak tumbang, tak ada angin tak ada hujan. Korban luka pun menjadi akibat dari pohon raksasa ini. 

Teranyar, penebangan pohon dilakukan. Namun penebangan ini menuai reaksi pro dan kontra. Selain itu, seorang penebang Aliaro Telaumbanua mengisahkan kesulitannya menebang pohon. Kurun 22 tahun bertugas tak pernah ia mengalami hal sedemikian. Tribun-Medan.com menyuguhkan rangkuman peristiwanya pada sidang pembaca.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penebangan dua pohon trembesi raksasa di Merdeka Walk Jalan Balai Kota Medan, Jumat (13/1/2017) berlangsung cukup sulit.

Hal ini diutarakan anggota Dinas Pertamanan, Aliaro Telaumbanua yang bertugas memotong cabang pohon trembesi.

"Susah bang. Beda sama pohon lain," sebut Aliaro kepada www.tribun-medan.com di Merdeka Walk.

Petugas Penebang Pohon Trembesi, Aliaro di Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (13/1/2017). (Tribun-Medan.com/ Hendrik Naipospos)
Petugas Penebang Pohon Trembesi, Aliaro di Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (13/1/2017). (Tribun-Medan.com/ Hendrik Naipospos)

Aliaro telah bertugas menebang pohon selama 22 tahun. Ia mengaku baru kali ini takut menebang pohon.

"Takut, pohonnya tinggi sekali. Sudah itu keras dan punya diameter besar," sambungnya.

Gergaji mesin yang digunakan juga berbeda dengan gergaji mesin pada umumnya.

Mobil sedan Mazda warna silver yang tertimpa pohon trembesi dipindahkan karena menjadi perhatian warga yang melintas di seputaran Lapangan Merdeka, Senin (9/1/2017). (Tribun Medan / HO)
Mobil sedan Mazda warna silver yang tertimpa pohon trembesi dipindahkan karena menjadi perhatian warga yang melintas di seputaran Lapangan Merdeka, Senin (9/1/2017). (Tribun Medan / HO)

Aliaro menggunakan gergaji mesin 52 mata dengan berukuran 120 cm. Aliaro pun mengaku heran dan tak tahu alasan mengapa pohon tersebut teramat sulit digergaji.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved