Bermodus Teriaki Korbannya Jambret, Dua Pelajar Ini Merampok, Empat Orang Melarikan Diri
Pelaku meneriaki Maulana jambret sembari memukuli korban. Ketika itu, rekan korban bernama Mulia berhasil meloloskan diri.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas, RKS (15) dan LGB (16) nekat merampok. Modusnya, kedua pelaku ini meneriaki korbannya Maulana M Yunus Lubis melakukan penjambretan.
"Peristiwa perampokan ini terjadi pada Minggu (15/1/2017) kemarin. Saat itu, korbannya berangkat dari rumah di Jalan Garu IV bersama rekannya Mulia hendak pergi ke kawasan Johor," kata Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna (17/1/2017).
Ketika melintas di Jalan AH Nasution, Medan Johor, motor yang dikendarai korban diikuti enam orang remaja. Dua diantaranya RKS dan LGB. Lalu, pelaku RKS mendekati Maulana sembari menuduhnya telah menjambret tas.
Baca: Pengakuan Pelaku Pemerkosaan: Kami Berebutan, Bukan Bergantian
"Karena korban tahu akan dirampok, ia pun tancap gas. Namun beberapa meter kabur, pelaku berhasil menghentikan motor korban," ungkap Wira.
Saat dihentikan, pelaku meneriaki Maulana jambret sembari memukuli korban. Ketika itu, rekan korban bernama Mulia berhasil meloloskan diri.
"Saksi bernama Mulia ketika peristiwa terjadi berlari sembari minta pertolongan. Kebetulan, anggota Opsnal kami melintas dan langsung menuju ke lokasi perampokan," kata Wira.
Ketika polisi datang RKS dan LGB diringkus. Sedangkan empat pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
(ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-sepeda-motor-di-medan_20160412_200535.jpg)