Kasus Rizieq Shihab

"Ini Rekayasa yang Besar dan Biadab"

Percakapan antara Imam Besar FPI Rizieq Shihab dan Firza Husein yang saat ini beredar di media sosial dianggap rekayasa.

Kompas.com/ Nursita Sari
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (18/9/2016). (Kompas.com/ Nursita Sari) 

TRIBUN-MEDAN.com - Percakapan antara Imam Besar FPI Rizieq Shihab dan Firza Husein yang saat ini beredar di media sosial dianggap rekayasa.

Bendahara Partai Pribumi Yakub A Arupalakka menyebut Rizieq tidak pernah memegang ponselnya sendiri, melainkan dipegang oleh Muchsin.

"Ini rekayasa yang besar dan biadab untuk menjatuhkan harkat dan martabat Habib Rizieq.

Habib tidak pernah memegang hape-nya sendiri, tapi dibawa sama Habib Muchsin," kata Yakub yang mengaku loyalis Rizieq ini saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (30/1/2017).

Dijelaskan olehnya, tulisan yang ada di percakapan tersebut juga dinilai bukan ditulis langsung oleh Rizieq karena bukan ciri khas dari cara menulisnya.

Baca: Ini Langkah Polisi atas Rizieq dan Firza Husein usai Beredarnya Video Percakapan Vulgar

"Bukan hal yang sulit untuk merekayasa. Saya dan anda saling chat, kemudian diganti foto dan namanya, selesai. Bilang itu dari Habib. Ini kan tidak benar," lanjutnya.

Selain itu, dia menambahkan saat ini ponsel milik Firza masih berada di kepolisian mengingat, Firza pernah ditangkap oleh polisi karena kasus dugaan makar.

(Amriyono Prakoso/Tribunnews.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved