Diseret KA Sejauh 200 Meter, Pensiunan PTBA Ini Selamat Tanpa Luka Sedikitpun

Meski sempat terseret cukup jauh, namun korban yang masih berada di dalam mobil selamat dan tidak mengalami luka sedikitpun, hanya mobil yang ringsek

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Diduga mati mesin, sebuah mobil minibus Isuzu Panther touring warna coklat metalik BG 1553 DD, yang dikendarai Bambang Hariyanto (57) pensiunan PTBA, ditabrak KA Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang), hingga terseretsejauh sekitar 200 meter, di perlintasan kereta api tanpa palang pintu simpang Jalan Ade Irma Suryani, Rumah Tumbuh, Muaraenim, Jumat (3/2) sekitar pukul 11.00. 

TRIBUN-MEDAN.com, MUARAENIM - Diduga mati mesin, sebuah mobil minibus Isuzu Panther touring warna coklat metalik BG 1553 DD, yang dikendarai oleh Bambang Hariyanto (57) pensiunan PTBA, ditabrak KA Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) bernomor lokomotif CC 2041107 dengan masinisnya Harandi (27), warga Perumnas, Palembang.

Meski tidak ada korban jiwa, namun mobil ringsek karena terseret KA Babaranjang sejauh sekitar 200 meter, di perlintasan kereta api tanpa palang pintu simpang Jalan Ade Irma Suryani, Rumah Tumbuh, Muaraenim, Jumat (3/2/2017) sekitar pukul 11.00.

Baca: VIDEO: Alamak ! ! Postingan Video Jessica Iskandar Bikin Netizen Gagal Fokus

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa ini terjadi ketika sebuah mobil Isuzu Panther Touring yang dikemudikan oleh korban datang dari arah Rumah Tumbuh menuju ke jalan Lintas Sumatera.

Sedangkan kereta api babaranjang yang sarat muatan batubara berjalan dari arah Tanjungenim menuju Palembang.

Ketika sampai di rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut, diduga korban panik melihat kedatangan KA Babaranjang sehingga mesin mobil tiba-tiba mati tepat di tengah rel perlintasan KA tanpa palang pintu pengaman.

Baca: Duh ! ! Tertangkap Kamera dan Ada Nagita, Ini Ekspresi Ayu Ting Ting Saat Cium Raffi Ahmad

Akibatnya tabrakan tidak terhindarkan, sehingga menyeret mobil bersama korban didalamnya sejauh sekitar 200 meter.

Meski sempat terseret cukup jauh, namun korban yang masih berada di dalam mobil selamat dan tidak mengalami luka sedikitpun, hanya mobil yang ringsek di bagian kiri samping.

Bahkan beberapa warga yang melihat kejadian tersebut, sempat histeris, karena sebelumnya ada yang sempat mengingatkan korban untuk hati-hati melintas karena KA sudah dekat.

Usai kejadian, wargapun berbondong-bondong berupaya melakukan pertolongan dan evakuasi, sehingga sempat membuat arus lalu lintas Jalan Lintas Palembang sempat mengalami kemacetan.

Setelah dibantu warga bersama petugas akhirnya korban berhasil dikeluarkan dengan kondisi sehat tanpa luka sedikitpun.

Menurut Harandi (27) didepan petugas Lantas Polres Muaraenim, seperti biasa dirinya bertugas membawa angkutan KA Babaranjang dari Tanjungenim tujuan Palembang. Dan ketika akan melintas di lokasi kejadian, sekitar 100 meter sampai pintu perlintasan, dari arah berlawanan ada Kereta Api yang sedang mengantri di sebelahnya.

Baca: VIDEO: Derasnya Air Terjun Buat Wisatawan Semakin Semangat Meski Airnya Sudah ke Jalan

Lalu ia melihat ada sebuah mobil yang seperti berhenti di tengah rel pintu perlintasan. Kemudian, iapun berupaya melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan sembari membunyikan klakson berkali-kali sebagai peringatan sebab kereta api tidak bisa berhenti secara mendadak seperti mobil, namun karena jaraknya sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak bisa dielakkan lagi.

Sedangkan menurut korban didepan petugas Satlantas Polres Muaraenim, mengaku bahwa mobilnya ketika di tengah rel tiba-tiba mendadak mesinnya mati. Bahkan iapun berusaha menghidupkan kembali tetapi mesin mobil tidak mau hidup.

Ketika dikonfirmasi ke Kasat Lantas Polres Muaraenim AKP Adik Listiyono yang berada dilokasi kejadian mengatakan, bahwa jika dari hasil olah TKP dan informasi yang dihimpun terutama dari masyarakat sekitar kejadian, tabrakan tersebut cukup pelan, sebab saat terseret, posisi mobil dan korban masih tetap tegak tidak jungkir balik sehingga membuat korban selamat.

Baca: Woow 35 Perusahaan Besar Cari Pegawai Baru, Buruan ! ! !

Atas kejadian ini, lajut Kasatlantas, pihaknya berharap kepada PT KAI dan instansi terkait untuk segera melakukan pemasangan palang pengaman di setiap pintu perlintasan terutama di dalam kota Muaraenim atau jalur lalulintas yang ramai dan rawan kecelakaan sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.

Sebab Polres Muaraenim dan Pemkab Muaraenim sudah berkali-kali menyampaikan surat kepada Dirjen Perkeretaapian, untuk minta dibangunkan palang pintu perlintasan, namun sampai sekarang belum juga ada realisasinya. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved