Gurdwara Shree Guru Tegh Bahadur bakal Jadi Ikon Kota Medan

"Setelah diresmikan pembangunan gurdawara ini, kami rencananya menjadikan tempat ibadah ini menjadi salah satu ikon Kota Medan,"

Gurdwara Shree Guru Tegh Bahadur bakal Jadi Ikon Kota Medan
Tribun-Medan.com/ Azis
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution (berpeci hitam) saat hadir dalam acara peletakan batu pertama Sikh Temple Gurdwara Shree Guru Tegh Bahadur di Jalan Polonia, Medan, Minggu (12/2/2017). (Tribun-Medan.com/ Azis) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Yayasan Missi Gurdwara Medan, Hardial Singh Gill berharap pembangunan Sikh Temple Gurdwara Shree Guru Tegh Bahadur di Jalan Polonia, menjadi salah satu ikon Kota Medan.

Hal ini diungkapkannya saat acara peletakan batu pertama Gurdwara Shree Guru Tegh Bahadur, Minggu (12/2/2017).

BACA: Jangan Cuma Menilai Paras, 7 Artis Cantik Ini Dulu Cowok Loh, Berani Naksir? Ini Parade Fotonya

Selain menjadi ikon Kota Medan, ia juga merencanakan meminta penabalan Jalan Polonia menjadi Jalan Gurdwara ke Pemko Medan.

Baca: Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kuil, Gubernur Berharap Jadi Momentum Kerukunan Umat Beragama

BACA: Foto Hot Stefan William dan Celine Nongol di Medsos, Netizen: Foto Mesum Kok Diumbar, Ini Fotonya

"Setelah diresmikan pembangunan Gurdwara ini, kami rencananya menjadikan tempat ibadah ini menjadi salah satu ikon Kota Medan. Serta, meminta penabalan Jalan Polonia menjadi Jalan Gurdwara," kata Hardial Singh Gill.

Baca: 12 Foto Selfie Paling Aneh di Dunia, Sila Lihat bila Anda Tak Punya Riwayat Penyakit Jantung

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang juga turut hadir pada acara tersebut akan mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Ia minta pengurus yayasan memberikan alasan kuat sehingga minta penabalan jalan. Sebab, kata Akhyar, Jalan Polonia miliki nilai historisnya.

"Soal penambalan jalan, harus terlebih dahulu dikaji baik dari historis dan sosiologinya. Nama jalan Polonia ini dibuat kan tentu ada historisnya. Makanya saya sampaikan Bapak dan Ibu harus menyampaikan alasannya terlebih dahulu. Kalau nanti sudah kita terima, maka kita kaji terlebih dahulu," kata Akhyar.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved