Pohon Tumbang

Belum Ada Pembenahan untuk Pohon Trembesi, Ini Alasannya

"Desain dan jenis conblock sudah diberikan dan sudah kita setujui. Besok akan saya follow up lagi ke pengelola Merdeka Walk agar segera direalisasikan

Penulis: Hendrik Naipospos |
Tribun Medan / Hendrik
Conblock Merdeka Walk belum ada perubahan pascatumbangnya trembesi raksasa 9 Januari 2017 lalu, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution meminta conblock Merdeka Walk agar segera dibenahi, Rabu (15/2/2017). (Tribun Medan / Hendrik) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascatumbangnya pohon trembesi raksasa di Merdeka Walk pada 9 Januari 2017 lalu, hingga kini belum terlihat adanya pembenahan di sekitar puluhan pohon trembesi.

Padahal, satu hari pascatumbangnya pohon trembesi raksasa, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyebutkan, jenis conblock yang diterapkan di Merdeka Walk menjadi satu di antara faktor tumbangnya pohon trembesi.

Baca: Ada 12 Sensor yang Disediakan Pantau Bencana Gempa Bumi

Baca: Annisa Pohan Janji Akan Terus Berjilbab

Menilik hal ini, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni menyebutkan, bahwa pihak pengelola Mereka Walk dalam hal ini PT Orange Indonesia Mandiri telah memberikan desain dan bahan conblock, namun tak juga dibenahi.

"Desain dan jenis conblock sudah diberikan dan sudah kita setujui. Besok akan saya follow up lagi ke pengelola Merdeka Walk agar segera direalisasikan," kata Husni kepada www.tribun-medan.com, Rabu (15/2/2017).

Menyetujui desain dan bahan conblock Merdeka Walk, Husni menjelaskan bahwa pihaknya melibatkan tim ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Baca: NEWSVIDEO: Tak Pikirkan Kekalahan, Ini Harapan Umar Zunaidi Hasibuan

Baca: Inilah Muasal Pertengkaran Hebat Dewi Perssik dengan Nassar, Ngotot Minta Lakukan Hal Ini

"Kita minta tanggapan tim ahli USU. Conblock harus dapat menyerap air. Akan dibenahi dari ujung ke ujung, sepanjang koridor Merdeka Walk," sambungnya.

Tribun lantas mencoba mempertanyakan desain Merdeka Walk kepada PT Orange Indonesia Mandiri, namun tak seorangpun pengelola berada di kantor.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved