Pilkada Serentak

Ini Antisipasi Kapolda Apabila Ada Kerusuhan Saat Pilkada Serentak Berlangsung

"Yang pertama netral, yang kedua yakinkan masyarakat datang ke TPS dengan tertib dan aman, yang ketiga kelola konflik dengan baik."

Ini Antisipasi Kapolda Apabila Ada Kerusuhan Saat Pilkada Serentak Berlangsung
Tribun Medan / Ryan
Rombongan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Dr H Rycko Amelza Dahniel saat memantau langsung penyelenggara Pilkada Tapanuli Tengah di TPS 1, Sitonong Bangun Desa Pinang Sori, Rabu (14/2/2017). (Tribun Medan / Ryan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, Tapanuli Tengah - Pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tapteng, Rabu (15/2) langsung dipantau Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Dr H Rycko Amelza Dahniel.

Setelah mendarat di Bandara Ferdinan Lumban Tobing, Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah, rombongan gubenur melakukan pemantauan di beberapa TPS yang ada di Tapteng.

Baca: Belum Ada Pembenahan untuk Pohon Trembesi, Ini Alasannya

Baca: Ada 12 Sensor yang Disediakan Pantau Bencana Gempa Bumi

Salah satunya adalah TPS 1, Sitonong Bangun Desa Pinang Sori, tepat berada di depan Asrama Haji Tapanuli Tengah.

Pada kesempatan tersebut Rycko Amelza Dahniel menyatakan dengan tegas, Kepolisian akan melakukan pengamanan ketat dalam penyelenggaraan di Tapanuli Tengah.

Mengingat, daerah Tapanuli Tengah rawan konflik, Kapolda pun memberikan perintah langsung kepada anggota.

"Yang pertama netral, yang kedua yakinkan masyarakat datang ke TPS dengan tertib dan aman, yang ketiga kelola konflik dengan baik. Apabila ada yang buat kersuhan, harus dihentikan. Buat rusuh di Pilkada, tindak tegas," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mengamankan Pilkada di Tapanuli Tengah, sebanyak 1600 aparat kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan. Selain itu dua kompi Brimob juga disiagakan, apabila ada kerusuhan.

Baca: NEWSVIDEO: Tak Pikirkan Kekalahan, Ini Harapan Umar Zunaidi Hasibuan

Baca: BMKG Pastikan Gempa Tidak Berefek Pada Danau Toba dan Sinabung

"Saya menugaskan, satu polisi berada di setiap TPS, yang lain juga melakukan pengamanan. Kita berdoa tidak ada kerusuhan, namun Polisi siap mengantisipasi apabila ada hal ya g tidak diinginkan terjadi," ungkapnya.

Aparat kepolisian yang disiagakan pun disebar di 215 desa yang ada di 20 kecamatan di Tapanuli Tengah.

(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved