BNN Dalami Dugaan Pasokan Sabu dari Thailand

"Barang bukti sabu yang kami temukan pada salah satu tersangka bungkusnya itu tertera aksara Thailand. Temuan ini, tentu akan kami dalami"

BNN Dalami Dugaan Pasokan Sabu dari Thailand
Tribun Medan / Array
Barang bukti sabu yang didapat dari dua pengedar narkoba sebanyak 32 Kg. Dalam kasus ini, seorang bandar bernama Ananda Bagus tewas ditembak, Senin (20/2/2017). (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Barang bukti sabu seberat 32 Kg yang disita dari dua orang bandar masing-masing Amanda Bagus dan Beni Pasaribu diduga tak hanya berasal dari Malaysia. Ada dugaan, sabu dipasok dari negara tetangga Thailand.

"Barang bukti sabu yang kami temukan pada salah satu tersangka bungkusnya itu tertera aksara Thailand. Temuan ini, tentu akan kami dalami lebih lanjut," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjend Arman Depari, Senin (20/2/2017) sore.

Baca: Apel Gabungan Terakhir, Ini Pesan Anthony Siahaan Kepada ASN

Baca: Terkuak, Gaun Terakhir yang Dikenakan Putri Diana di Amerika Serikat

Baca: Ahok Berang: Lu Kira Gua Iseng Tiap Pagi Layani Warga ? Foto Itu Cuma Sambilan Bos

Arman mengatakan, tidak tertutup kemungkinan saat ini Thailand memasok sabu. Mengingat, negara tersebut juga tak begitu jauh dari negara tetangga Malaysia.

"Untuk proses pengembangan, memang kamu membutuhkan waktu yang cukup lama. Kami akan dalami rangkaian kasus ini hingga menemukan otak pengendalinya," ungkap jendral bintang dua ini.

Baca: Bandar Sabu yang Ditembak Mati Ternyata Sudah 3 Minggu Diintai

Baca: NEWSVIDEO: Genangan Air Keluarkan Aroma Tak Sedap, Ini Harapan Warga ke Pemerintah

Baca: Mencari Bakat Modeling Internasional, Rudi White Production Gelar Fashion Show Competition 2017

Dalam kasus ini, salah satu bandar yakni Ananda Bagus terpaksa ditembak mati. Yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan dikhawatirkan dapat menciderai pengguna jalan, karena saat kejadian tersangka membawa mobil pikap.

Selain sabusabu, BNN juga menyita barang bukti berupa tiga unit handphone. Kemudian, disita pula barang bukti timbangan elektrik.

(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: ArgusA
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved