Wakil Wali Kota dan Anggota DPRD Adu Argumen. Ini yang Mereka Debatkan

"Jadwal paripurna ditetapkan melalui badan musyawarah (Banmus) yang turut menyertakan eksekutif. Kalau beralasan karena ada jadwal yang lain"

Wakil Wali Kota dan Anggota DPRD Adu Argumen. Ini yang Mereka Debatkan
Tribun Medan / Hendrik
Beberapa peserta rapat paripurna DPRD Medan meninggalkan ruangan, Senin (20/2/2017). (Tribun Medan / Hendrik) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mayoritas anggota DPRD Medan meminta Paripurna Penyampaian Hasil Reses ditunda. Hal ini disebabkan minimnya kehadiran jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para camat.

Baca: Tak Hanya di Jakarta, DPRD Medan Juga Boikot Rapat dengan Wakil Wali Kota Medan, Ini Sebabnya

Wakil Wali Kota Akhyar Nasution berdalih bahwa ketidakhadiran para pimpinan SKPD dan Camat dikarenakan adanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Kecamatan.

Ketua Fraksi Hanura, Landen Marbun tak dapat menerima alasan Akhyar. Menurutnya penetapan jadwal sudah sepengetahuan eksekutif.

"Jadwal paripurna ditetapkan melalui badan musyawarah (Banmus) yang turut menyertakan eksekutif. Kalau beralasan karena ada jadwal yang lain berarti ini sebuah ketidaktaatan terhadap kesepakatan," kata Landen kepada www.tribun-medan.com di Kantor DPRD Medan, Senin (20/2/2017).

Baca: Gagal Jadi Gubernur Jakarta, tapi Inilah Beberapa Jabatan Hebat Bisa Disiapkan untuk Agus

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Heri Zulkarnaen menyampaikan hal yang sama.

Ia bahkan merasa pimpinan SKPD tak menghormati DPRD.

"Kami (Fraksi Demokrat) sangat menyesali kejadian ini, kami mau menyampaikan hasil reses langsung ke dinas terkait, tapi pimpinan SKPD tak ada. Ini tak menghormati DPRD," ujar Heri.

Halaman
12
Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved