Ini Celotehan Anggota Dewan yang Buat Wajah Kadishub Memerah
"Kalian (Dishub) juga tak melakukan uji kelayakan angkutan, hanya minta uang uji saja. Karena kinerja kalianlah banyak kita jumpai angkot yang...."
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota Komisi D DPRD Medan, Paul Mel Simanjuntak mempermasalahkan kepengurusan retribusi parkir Kota Medan.
Tak hanya parkir, ia juga memiliki beberapa catatan buruk terhadap kinerja Dinas Perhubungan.
"Kalian (Dishub) juga tak melakukan uji kelayakan angkutan, hanya minta uang uji saja. Karena kinerja kalianlah banyak kita jumpai angkot yang asapnya kotor, dan rongsokkan," kata Paul di Dinas Perhubungan Medan, Selasa (21/2/2017).
Baca: Video Pevita Pearce Kenakan Kaus Putih nan Ketat Ini Bikin Gagal Fokus
Baca: BMKG Prediksi Hujan Lebat Akan Terus Mengguyur Hingga Maret
Bahkan ia juga memiliki temuan adanya pungutan Rp 4 juta untuk dapat mempergunakan kendaraan dinas.
Seragam dan sepatu dinas juga disebut bermasalah. Paul memiliki bukti bahwa pembagian seragam tidak dilakukan secara merata.
"Pak Wali Kota apakah meminta uang untuk kendaraan dinas? Kenapa saya dengar ada Rp 4 juta untuk bisa menggunakan kendaraan dinas. Seragam pun sampai bermasalah," sambungnya.
Kepala Dinas Perhubungan, Renward Parapat mengaku tak mengetahui temuan yang disampaikan Paul.
Ia meminta Paul bersedia memberikan seluruh data kepada pihaknya.
Baca: Jonan: Cuma Bayar Rp 8 Triliun, Freeport Rewel Amat
Baca: Isu Lintah dan Limbah Buat DPRD Prihatin, Ini Komentarnya
"Saya sangat berterimakasihlah atas laporan ini. Tolong kasih ke saya, dan saya akan rahasiakan sumbernya. Ini semua tidak ada," jelas Renward.
Tak ketinggalan, Paul turut mempertanyakan bagaimana lanjutan kasus pemalsuan speksi kendaraan yang terjadi, beberapa waktu lalu.
"Surat speksi bagaimana. Kan sering dipalsukan seperti beberapa waktu lalu yang ditangkap Polsek Helvetia," sebut Paul.
Baca: Sinabung Golf Resmi Bergabung dengan PGI
Mendengar hal ini, Renward memastikan Speksi kendaraan tak akan dapat dipalsukan karena telah dilengkapi dengan hologram.
"Benar, dulu ada pemalsuan. Tapi sekarang buku ini sudah menggunakan hologram. Jadi tak akan bisa dipalsukan," jelas Renward mengakhiri.
(cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/komisi-d-dan-dishub-lakukan-kunjungan-kerja-tribun_20170221_180029.jpg)