Breaking News:

Pria Ini Sungguh Gila, Anaknya Berusia 10 Tahun Dicekik dan Ditinju, Mayatnya Dibuang ke Semak-semak

Nahas betul nasib Aldi Sibarani, bocah berusia 10 tahun yang tinggal di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Penulis: Dedy Kurniawan |
IST
Mangasa Sibarani, Pelaku pembunuhan anaknya sendiri yang masih berusia 10 tahun setelah ditangkap SatReskrim Polres Humbahas, Rabu (22/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, DOLOKSANGGUL - Nahas betul nasib Aldi Sibarani, bocah berusia 10 tahun yang tinggal di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Ia tewas dengan cara mengenaskan di tangan ayahnya sendiri, Mangasa Sibarani.

Baca: Inilah Tangga Khusus Raja Salman dari Arab Saudi yang Tiba di Indonesia

Baca: Fakta Mengejutkan, Raja Arab Saudi Siapkan Hadiah untuk Orangtua Anggota Densus 88

Baca: Lihatlah Keunikan dan Bedanya ketika Warga Bukit Duri Dikunjungi Anies, Ahok dan Rizieq Shihab

Peristiwa pembunuhan ini terjadi 12 Februari lalu. Setelah dinyatakan hinga selama enam hari, mayat Aldi baru ditemukan pada 18 Februari 2017 oleh warga dan membuat geger masyarakat sekitar.

Dari penemuan mayat Aldi, polisi melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku pembunuhnya. Ternyata, ayahnya sendiri pelakunya.

SatReskrim Polres Humbahas menetapkan Mangasa Sibarani, ayah kandung korban yang disebut sebagai pelaku, yang sebelumnya sudah diamankan sejak Senin (20/2) lalu.

Baca: Mahasiswa USU Unjuk Rasa dengan Membakar Ban, Ini Tuntutan Mereka

Baca: Mami Tak Berkutik tatkala Personel BNN Datangi Rumahnya, Ini yang Ditemukan di Rumahnya

Kapolres Humbahas AKBP Nicholas Lilipaly dalam siaran persnya mengatakan Mangasa bekerja sebagai sopir angkot. Sedangkan istrinya bekerja di Medan sebagai penjahit bersama anak bungsu dan anak sulungnya.

Menurut Nicholas Lilipaly, pada hari Minggu (12/2/2017) sekira pukul 10.00 WIB, istrinya berpamitan untuk pulang ke Medan menjemput barang-barangnya sekaligus menjemput anak mereka yang sulung, untuk kemudian kembali ke kampung bersama suaminya.

Ketika itu, korban mengantarkan ibunya ke loket bus untuk mengambil mobil tujuan ke Medan. Namun setelah korban pulang ke rumah, pelaku menanyai korban ibunya diantar kemana. Korban mengaku jika ia mengantar ibunya ke samping Polsek Dolok Sanggul yang notabene bukan loket bus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved