Kasus Ahok

Wow! Ulama Besar Ini Bela Ahok,Ingin Tantang Debat Imam FPI dan Ulama Muhammadiyah soal Al-Maidah 51

Ternyata ada seorang Ulama Syiah asal Iran yang mengaku dirinya sebagai “Imam Damai” yang tinggal di Australia, ingin bersaksi dan membela Ahok

Wow! Ulama Besar Ini Bela Ahok,Ingin Tantang Debat Imam FPI dan Ulama Muhammadiyah soal Al-Maidah 51
twitter
Imam Tawhidi saat bertemu dengan Dr Sheikh Khalid Al Mulla. 

Ulama yang tinggal di Australia Selatan itu merasa prihatin atas menimpa Ahok. Keprihatinannya pun dikicaukannya melalui twitter. Dalam serangkaian kicuannya, Shaikh M. Tawhidi menantang para "lawan" Ahok termasuk Ulama Front Pembela Islam (FPI) dan Ulama Muhammadiyah untuk berdebat tentang Al-Maidah 51.

"Saya ingin berdebat dengan semua FPI dan Ulama Muhammadiyah tentang surat Al-Maidah 51 dalam Quran. Mereka tidak punya pengetahuan sama sekali (I'm willing to debate all FPI & Muhamadia Ulama on the Quranic Verse Al Ma'idah 51. They have no knowledge at all)," bunyi salah satu kicauan Tawhidi, 15 Februari 2017.

Baca: Mengejutkan Ahok Menang di Markas FPI, di Mana Habib Rizieq Shihab Mencoblos

Bahkan secara terang-terangan ia memohon kepada Presiden Joko Widodo dan penegak hukum di Indonesia untuk mengizinkannya datang ke Indonesia dan bersaksi membela Ahok di pengadilan.(I request that @jokowi and the Indonesian Judicial system allow me to stand in defence of Governor #Ahok during his trial in court.” kicauannya lagi pada 16 Februari 2017.

Untuk sidang selanjutnya yang ke 12, yang dijadwalkan Selasa (28/2/2017) pekan depan, ia menginginkan terbang ke Indonesia untuk berdiri dalam mendukung Gubernur #Ahok. Bahkan ia berjanji, akan mengirim jadwal kedatangannya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta jika diberikan kesempatan oleh pemerintah Indonesia untuk bersaksi tentang Al-Maidah 51 tersebut.(*)

Baca: Pak Ahok Menang di Kepulauan Seribu, Ini Bukti Tidak Menodai Agama

Baca: Ahok Menang di Markas FPI, Netizen: Mungkin Saking Bencinya Lalu Coblos Muka Ahok

Penulis: Abdi Tumanggor
Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved