News Video

NEWS VIDEO: Banyak Pemohon Tidak Lolos Ujian Praktik SIM di Satlantas Polrestabes

"Ini sudah ujian praktik yang kedua kalinya. Aku akan ujian minggu depan lagi tanggal 3 Maret, "

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Satuan Petugas Lalu Lintas (Satlantas) melalui Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) mewajibkan bagi setiap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk mengikuti ujian praktik. Ujian praktik tersebut dilakukan di lapangan Satlantas, Polisi Resor Kota Besar (Polrestabes), Jalan Adinegoro, Medan, Jumat (24/2/2017)

Usai mengikuti pendaftaran SIM, Foto, penceharan, dan lulus ujian teori maka semua pemohon SIM akan mengantre di lapangan Satlantas untuk praktik zig-zag mengikuti lintasan yang sudah ditentukan. Peraturannya sangat simpel, jika pemohon keluar dari jalur, menjatuhkan tiang pembatas dan menurunkan kaki maka akan dianggap gagal dan harus mengulang ujian praktik seminggu kemudian.

Baca: Ngaku Kehilangan 40 Handphone Baru, Herman Lapor Polisi

Baca: Polisi Ini Berhasil Selamat dari Pengeroyokan 17 Orang, Ada Apa Gerangan?

Baca: Banyak Cabor Terancam Tak Tampil pada Kejurda, Ini Alasannya

Pemohon SIM C, Gompis Putra Laksana Siringoringo mengatakan, ujian untuk mendapatkan SIM C sangat sulit. Menurutnya untuk berbelok ke kiri dan ke kanan tanpa menurunkan kaki atau menjatuhkan tiang pembatas dengan kecepatan rendah sangatlah sulit.

"Ini sudah ujian praktik yang kedua kalinya. Aku akan ujian minggu depan lagi tanggal 3 Maret, " ujarnya.

Pria yang memakai jaket hitam ini menjelaskan, ia akan lebih banyak belajar lagi untuk mengendarai sepeda motor. Dengan lebih banyak belajar mengendarai sepeda motor dengan kecepatan rendah akan membantu membuatnya lebih stabil dalam berkendara.

Ia juga berharap agar pelayanan di Satlantas Polrestabes semakin ditingkatkan. Ia berharap agar antrian untuk membuat SIM C tidak perlu harus menunggu waktu lama hingga satu harian.

Ia ikut ujian SIM C tidak sendiri. Tapi ia ditemani oleh abangnya yang juga mengurus SIM C namun juga tidak lulus praktik.

Pantauan tribun-medan.com saat berada di lokasi untuk mengikuti ujian zig-zag yang dibuat dengan konsep jalur angka delapan dan jalur memutar banyak pemohon SIM C yang gagal.

Pemohon SIM C gagal karena menurunkan kaki, menabrak pembatas, menjatuhkan tiang pembatas dan keluar dari jalur.

(nik/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved