Kejam dan Sadis, 4 Siswa SMA Begal 2 Mahasiswi

Empat siswa SMA di Makassar nekat membegal dua mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM). Para pelaku bahkan tega melukai korban

KOMPAS.com/Hendra Cipto
Empat siswa SMA ditangkap polisi setelah membegal dan menebas 2 mahasiswi di Makassar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MAKASSAR - Empat siswa SMA di Makassar nekat membegal dua mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM). Para pelaku bahkan tega melukai korban yang berusaha mempertahankan handphone-nya.

Keempat pelaku masing-masing berinisial AS (16) warga Jl Sultan Alauddin, KM (17) warga Jl Mallengkeri 3, AL (17) warga Jl Mallengkeri 1 yang ketiganya merupakan siswa SMA Gunung Sari Makassar dan AH (17) warga Jl Poros Malino, siswa SMA Negeri 1 Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Baca: Liburan ke Bali, Turis Saudi Gemar Berwisata Pantai

Keempat pelaku kini telah ditahan di markas Polrestabes Makassar beserta barang bukti berupa tiga buah handpone milik dua korban dan dua bilah parang milik pelaku.

Baca: Dilarang Masuk ke AS, Sutradara Suriah Batal Hadiri Ajang Oscar

Sementara itu, korban adalah Ayu Sampe Tondok (19) dan Nur Lelyani (19).

Keempat siswa SMA itu membegal kedua korbanya saat melintas di Kompleks PU Malengkeri Baru, Jl Muhajirin Baru, Kecamatan Tamalate, Jumat (24/2/2017).

Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi dalam konferensi persnya, Sabtu (25/2/2017), mengatakan keempat pelaku membegal saat bolos dari jam belajar di sekolah.

Baca: Sakit Hati Sering Diejek, Seorang Remaja Aniaya Temannya hingga Tewas

Baca: Baliho di Depan RS Harapan Kita Roboh, Menimpa Satu Taksi

"Keempat tersangka ini sengaja membolos di jam sekolah. Kemudian mereka membegal. Pada hari Jumat kemarin, keempatnya telah dua kali membegal. Jadi sebelum membegal kedua mahasiswi ini, mereka telah membegal sebelumnya seorang korban di lokasi yang sama," kata Endi.

Dari hasil interogasi keempatnya, sambung Endi, mereka mengakui perbuatannya dan berdasarkan hasil pemeriksaan urine keempat siswa, kata dia, mereka positif menggunakan obat-obatan terlarang.

Baca: Cegah Pengiriman TKI Ilegal, Imigrasi Madiun Tolak 23 Pemohon Paspor

"Kedua korban sudah menjalani operasi di RS Bhayangkara akibat tebasan parang pelaku di tangannya. Sementara kita juga menunggu korban lainnya melapor. Karena keempat tersangka sudah 6 sampai 7 kali membegal selama ini," tutur Endi.  (*)

Editor: akb lama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved