Besok, DPRD Gelar Rapat Internal Pengangkatan Hefriansyah sebagai Wali Kota Defenitif
“Semoga selama 5 tahun ke depan wakil wali kota yang baru ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik,”
Laporan Wartawan Tribun Medan/ M Azhari Tanjung
TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Wacana pengangkatan, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor menjadi wali kota definitif terus disuarakan.
Beberapa fraksi di DPRD Pematangsiantar pun sudah mendesak untuk melakukan paripurna pengangkatan Herfiansyah sebagai Wali Kota Pematangsiantar.
“Ya, rencananya besok kita akan lakukan rapat secara internal (DPRD Pematangsiantar) terkait penetapan wali kota defenitif,” ucap Ketua DPRD Pematangsiantar Eliakim ketika dihubungi www.tribun-medan.com, Minggu (26/2/2017).
Baca: Ini Menu Wajib Ebiet G Ade saat Sambangi Medan
Baca: Anda Insomnia atau Sulit Tidur, Simak 5 Dampak Buruknya
Baca: BlackBerry Rilis Android KeyOne dengan Keyboard Fisik
Sejauh ini sebutnya, rapat yang mereka lakukan pada esok hari (27/2/2016) hanya sebatas rapat biasa dan penjadwalan saja. Untuk paripurnanya, sebutnya masih menunggu nama-nama yang diserahkan DPP Partai Demokrat.
Ketika ditanya, apakah sudah ada dua nama yang dikirmkan partai Demokrat tersebut. Ia mengatakan, sejauh ini belum ada.
“Belum ada nama yang diserahkan, jadi tunggu saja,” ucapnya singkat
Sebelumnya dalam acara temuramah Elfriansyah, Eliakim mengatakan sangat prihatinn melihat kota Pematangsiantar ini karena sudah jauh tertinggal. Namun menurutnya, hal tersebut bukan kesalahan walikota. Masyarakat harus turut memberikan dukungan agar dapat membawa pembaharuan.
“Semoga selama 5 tahun ke depan wakil wali kota yang baru ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Eliakim juga menegaskan bahwa DPRD akan segera menyampaikan usulan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk menetapkan wakil walikota menjadi walikota definitif.
"Mudah-mudahan, Senin depan rekomendasi DPRD sudah bisa kita sampaikan kepada gubernur. Apalagi kita warga Pematangsiantar sudah lama merindukan pemimpin yang definitif,” katanya.
Seperti diketahui,selama hampir dua tahun terakhir sejak Walikota Hulman Sitorus SE mengakhiri masa tugasnya 23 September 2015, Kota Pematangsiantar tidak memiliki pemimpin defenitif, dampak penundaan Pilkada yang terlalu lama.
Selama kurun waktu itu, Kota Pematangsiantar silih berganti dipimpin Penjabat Walikota yakni: Eddy Syofian, Jumsadi Damanik dan Anthony Siahaan.
(ari/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hefriansyah_20170223_155800.jpg)