Konsep IRI Sejalan dengan Fokus Perhatian Presiden Jokowi

IRI bisa diimplementasikan sehingga Wantimpres akan segera menyampaikan konsep IRI itu kepada Presiden Joko Widodo.

Penulis: Eti Wahyuni | Editor: Eti Wahyuni
Dokumentasi
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto berfoto bersama Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada-Gerakan Satu Bangsa, AM Putut Prabantoro, anggota Wantimpres Suharso Monoarfa, Sekretaris Wantimpres IGK Manila, Sekretaris anggota Wantimpres Julie Trisnadewani, dosen Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur) DR Ir Bernaulus Saragih MSc, dosen Universitas Brawijaya (Malang) Prof DR Munawar Ismail DEA, dan dosen Universitas Riau, Prof DR HB Isyandi, MSc, di Gedung Wantimpres, Jakarta, Rabu (1/3). 

TRIBUN-MEDAN.com - Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menilai konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) merupakan ide yang dapat diimplementasikan dan sejalan dengan fokus perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Oleh karena itu, Wantimpres akan segera menyampaikan konsep IRI itu kepada Presiden Joko Widodo.

Baca: Jokowi Jadi Sopir Raja Salman Berkeliling Kompleks Istana

Baca: Tatkala Presiden Jokowi Nge-Vlog Bareng Raja Salman, Ini yang Dibilang Raja Salman dan Jokowi

Pernyataan itu ditegaskan anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto ketika menerima Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (Purn) Kiki Syahnakri dan Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada-Gerakan Satu Bangsa, AM Putut Prabantoro di Gedung Wantimpres, Jakarta, Rabu (1/3).

Turut hadir pada pertemuan itu Ketua Wantimpres Sri Adiningsih, anggota Wantimpres Suharso Monoarfa, Sekretaris Wantimpres IGK Manila dan Sekretaris Anggota Wantimpres Julie Trisnadewani. Hadir pula dosen Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur) Dr Ir Bernaulus Saragih MSc, dosen Universitas Brawijaya (Malang) Prof Dr Munawar Ismail DEA, dan dosen Universitas Riau, Prof Dr HB Isyandi Msc. Para akademisi ini merupakan profesor dan doktor dari 14 perguruan tinggi yang mendukung konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI).

“Saya pikir, ini (IRI) bisa dilaksanakan. Terima kasih sekali atas sumbangan pikiran ini. Tim di Wantimpres yang terdiri dari para ilmuwan akan segera membuat naskah pertimbangan yang akan disampaikan ke Presiden Jokowi pada kesempatan pertama,” ujar Sidarto.

Ditambahkannya, “Memang, bahan pertimbangan itu hanya tiga halaman. Tetapi, biasanya Presiden Jokowi memberikan waktu yang cukup kepada kami untuk membicarakan pertimbangan yang diberikan. Kami akan menyampaikan ide ini kepada Presiden pada kesempatan pertama.”

Menurut Sidarto, selama ini Presiden selalu memperhatikan dan menindaklanjuti apa saja yang telah disampaikan oleh Wantimpres. “Itu yang kami rasakan selama ini. Apa yang dikatakan dan dilaksanakan Presiden kami merasakan bahwa itu adalah apa yang telah kami sampaikan,” ujarnya.

Terkadang, lanjut Sidarto, Presiden Jokowi menerima Wantimpres beramai-ramai, namun sering juga hanya satu atau dua orang. “Saya berterima kasih kepada Pak Kiki dan Pak Putut serta rekan-rekan atas konsep yang idealis ini. Kita juga beruntung memiliki Presiden yang mau menerima keluh kesah. Apalagi, yang datang ke sini (Wantimpres) biasanya orang-orang yang idealis,” tuturnya.(*) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved