Turut Berduka Cita

Aksi Seribu Lilin untuk Aldi Sibarani di Humbang Hasundutan

Dengan mengenang korban (Aldi Sibarani), segenap elemen masyarakat di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan aksi 1.000 lilin

Aksi Seribu Lilin untuk Aldi Sibarani di Humbang Hasundutan
facebook/dedieffendisimbolon
Aksi 1.000 lilin untuk Aldi Sibarani di Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (5/3/2017). 

Menurut Nicholas Lilipaly, pada hari Minggu (12/2/2017) sekira pukul 10.00 WIB, istrinya berpamitan untuk pulang ke Medan menjemput barang-barangnya sekaligus menjemput anak mereka yang sulung, untuk kemudian kembali ke kampung bersama suaminya.

Baca: Aming Curhat soal Kisruh Rumah Tangganya, Wulan Guritno Enggak Berani Nasihati

Baca: Pastor asal Bali ini Bikin Raja Salman Terkagum-kagum dan Heran, Apa Alasannya?

Ketika itu, korban mengantarkan ibunya ke loket bus untuk mengambil mobil tujuan ke Medan.
Namun, setelah korban pulang ke rumah, pelaku menanyai korban ibunya diantar kemana.

Korban mengaku jika ia mengantar ibunya ke samping Polsek Dolok Sanggul yang notabene bukan loket bus.
Mendengar jawaban itu, pelaku kian curiga jika istrinya selingkuh.
Namun, pelaku coba menenangkan diri.

"Dia cemburu sama istrinya, ditambah lagi anaknya lama pulang saat disuruh beli rokok, akhirnya dia emosi dan memukuli anaknya hingga anaknya meninggal. Lalu pelaku sempat berupaya membawa anaknya ke Poskesdes, namun saat itu pelaku coba mengecek apakah anaknya masih hidup dengan cara menyulut api rokok ke tangan korban, saat itu masih di dalam angkot. Namun, korban tidak lagi merespon hingga pelaku yakin jika korban sudah tidak bernyawa," sebut Kapolres Humbahas AKBP Nicholas Lilipaly.

Baca: Private Beach Hotel Bintang Lima Tempat Menginap Raja Salman Dipagari Bambu dan Dibalut Kain Putih

Mengasa, selama ini ia memang curiga jika istrinya selingkuh, emosinya kian memuncak saat anaknya lama pulang ketika disuruh membeli rokok. Meski begitu, ia mengaku menyesal karena telah membunuh anaknya.

Terkait dengan kondisi tubuh korban ditemukan 6 hari kemudian, Kapolres menyebut jika keterangan sementara dari dokter forensik bahwa korban dinyatakan meninggal 6 hari sebelum ditemukan, sesuai dengan keterangan pelaku.

Baca: Siswi Cantik Ini Hilang Dibawa Tiga Pria, saat Ditemukan Ia hanya Ingat Berada di Ruang Gelap

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved