Opera Batak Akan Mentas di Taman Budaya, Ini Jadwal Pementasannya
"Pementasan itu akan diadakan di dua tempat. Pertama di Taman Budaya Sumatera Utara dan kedua di Gedung Serbaguna Universitas HKBP Nommensen,"
Laporan Wartawan Tribun Medan, Nikson Sihombing
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bagi pecinta opera batak dapat menyaksikan pementasannya pada 20 hingga 23 April mendatang. Pementasan opera batak itu merupakan rangakain kegiatan yang dilakukan oleh Rumah Kita.
Direktur Rumah Kita Ojax Manalu mengatakan, pementasan opera batak kembali dipentaskan tahun ini karena memiliki banyak penonton. Penonton opera batak biasaya ialah seniman, kritikus film, anak muda suku batak dan anak muda suku-suku lainnya yang ada di Sumatera Utara.
"Pementasan itu akan diadakan di dua tempat. Pertama di Taman Budaya Sumatera Utara dan kedua di Gedung Serbaguna Universitas HKBP Nommensen," katanya, Rabu (8/3/2017).
Baca: Yayasan Rumah Kita Ajak Masyarakat Jelajahi Budaya Batak dengan Bersepeda
Baca: Dara Cantik Peraih Juara Olimpiade Fisika Ini Ternyata Juga Jago Taekwondo, Ini Rahasianya
Baca: Sungguh Mulia, Gadis dengan Keterbatasan Penglihatan Ini Dirikan Sekolah untuk Disabilitas
Pria yang juga menjadi sutradara di opera batak ini menjelaskan, judul pementasannya ialah ponggol yang berati patah.
Film tersebut menceritakan legenda manggalae tak sekadar diam sebagai patung. Dari masa ke masa legenda ini mencari ruang bertanformasi.
Kemudian ketika tradisi dihargai sebagai hiburan di museum sejarah. Dari dasar Danau Toba, Ruh Maggalae membuka pintu esok.
"Pementasan hari pertama kami adakan di Taman Budaya. Untuk tahap pertama dimulai pukul 15.00 WIB dan kedua pukul 19.30 WIB. Pementasan hari kedua di Universitas HKBP Nommensen pukul 15.00 WIB dan 19.30," katanya.
Selain Opera Batak, program kegiatan Rumah Kita juga mengadakan kegiatan lainnya. Kegiatan lainnya ialah Geo Bike Caldera Toba pada 7 sampai 9 April dan 8 sampai 10 September.
Kemudian kegiatan Dokan Art Festival pada 11 sampai 13 Mei di Desa Dokan Kabupaten Karo. Silalahisabungan Arts Festival yang diadakan pada 21 sampai 23 Juli di Kecamatan Silalahisabungan Kabupaten Dairi.
Onan Na Marpatik yakni kegiatan pasar seni dan pasar produk kreatif yang diadakan pada 1 sampai 2 September di Kabupaten Toba Samosir. Lalu dilanjut dengan Jong Art Festival pada 25-28 Oktober di Lapangan Merdeka.
Acara terakhir ialah Lake Toba Film Festival yang diadakan pada 1 sampai 2 Desember 2016 di Kabupaten Samosir. Ojax menjelaskan acara ini ialah sebuah bentuk film festival yang berjuang mengangkat harkat dan martabat film-film lokal yang berbasis budaya-budaya Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/yayasan-rumah-karya-indonesia_20170308_182000.jpg)