Satpol PP Bongkar Belasan Kios Liar di Pasar Parluasan, Puluhan Personel Dikerahkan

"Selain kios, tim penegak Perda juga membongkar salah satu kantor sekretariat OKP yang tak jauh dari lokasi pembongkaran," kata Robert Samosir.

Penulis: Dedy Kurniawan |
Tribun Medan/Dedy
Satuan Polisi Pamong Praja membongkar paksa belasan kios yang berada di Jalan Sekata dan Jalan Musyawarah Kelurahan Suka Dame Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar,Rabu (8/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM SIANTAR - Satuan Polisi Pamong Praja membongkar paksa belasan kios yang berada di di Jalan Sekata dan Jalan Musyawarah sekitar Pasar Parluasan, Kota Pematangsiantar,Rabu (8/3/2017).

Kasatpol PP, Robert Samosir menjelaskan, pembongkaran ini dilakukan tim penegak Perda yang melibatkan, personil Satpol PP 60 orang, Damkar 15 orang,Polres Siantar 10 orang, Dinas Perhubungan 2 orang, Kodim 0207/SML, Denpom 1/I Pematangsiantar 2 orang, Dinas Kebersihan 2 orang, Kecamatan Siantar Utara 2 orang, Kejari Siantar 2 orang.

Baca: JR Saragih Terus Upayakan Pelayanan Kepada Masyarakat, Ini Satu Program Jitunya

Baca: NEWS VIDEO: Satpol PP Sudah Patroli, Kondom Bekas Masih Berserakan di Taman Bunga

Baca: Curhatan Ibu Korban Kecelakaan Beruntun, Mawarni: Tuhan Sayang Sama Dia

"Selain kios, tim penegak Perda juga membongkar salah satu kantor sekretariat OKP yang tak jauh dari lokasi pembongkaran," kata Robert Samosir.

Lanjut Robert Samosir didampingi Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Julham Situmorang, bahwasanya kios tersebut merupakan kios darurat yang dibangun PD PAUS (Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha) saat dilakukan proses pembangunan kios di Eks Terminal Sukadame.

Namun, setelah pembangunan kios selesai dibangun oleh PD PAUS dan investor, kios tersebut harus dibongkar kembali karena berdiri di bahu jalan.

"PD PAUS sudah menyurati pedagang dan Satpol PP. Intinya, pedagang diminta tidak lagi berjualan di kios tersebut.Kepada Satpol PP, PD PAUS menegaskan, bahwa proses pembangunan telah selesai sehingga pedagang diminta kembali ke kios," ujar Robert.

Menindak lanjuti hal tersebut,Satpol PP juga telah melayangkan surat kepada pedagang dan segera mungkin menempati kios yang disediakan PD PAUS.

"Mengenai adanya kisruh bahwa ada pedagang yang belum kunjung memberikan DP (uang muka), Satpol PP tidak mencampurinya. Kita menertibkan demi kelancaran lalu lintas,"ucap Robert.

Sementara, Julham mengimbau kepada pedagang atau pun masyarakat yang melanggar Perda, untuk bisa bekerja sama dan sesadar mungkin membongkarnya.

"Kita bertahap membongkarnya. Jangan dibilang pula kita tidak manusiawi. Kita hanya menjalankan peraruran yang sesuai" ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved