Breaking News:

Pembunuhan Sadis

Mulanya Utang Ditagih, Akhirnya Tono Jepit Suyani di Ketiak lalu Dihabisi Membabi-buta

Kesal dengan desakan Suyani, Tono mengambil pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menarik kepala Suyani dijepit di ketiak dan membunuhnya

NET
ILUSTRASI - Pembunuhan Sadis. (NET) 

TRIBUN-MEDAN.com - Tono (36), terdakwa dalam kasus pembunuhan sadis dan penganiayaan di Jalan Gunung Lebah IV, Tegal Harum, harus  mempertanggungjawab perbuatannya di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (9/3/2017).

Diungkap dalam dakwaan JPU, kasus pembunuhan Suyani yang disertai kekerasan terhadap anak itu bermula dari utang piutang.

Baca: Suami Dikenal Religius dan Pejabat, Eh Istri Kok Malah Nekat Posting Foto Ciuman di Medsos

Baca: Waduh, Bentrok Ojek Online Vs Angkot, Ini Video saat Angkot Tabrak Ojek Online

Baca: Tak Dinyana, Ustaz Kondang Zakir Naik Tak Dibayar di Indonesia, Cuma Ini Permintaannya

Ustaz Zakir Naik dan Ustaz Arifin Ilham. (Facebook)
Ustaz Zakir Naik dan Ustaz Arifin Ilham. (Facebook) (Facebook)

Terdakwa awalnya punya utang atas pinjaman uang sebesar Rp 1,5 juta pada Joko Setiyarso, suami dari korban Suyani.

Pinjaman pertama dilakukan 2 September 2016.

Dua hari kemudian, kembali terdakwa meminjam uang Rp 300 ribu.

Pada 19 September, terdakwa kembali datang ke rumah korban, untuk menyampaikan bahwa dia belum bisa membayar utang

Namun oleh korban Suyani, terdakwa didesak untuk membayar utangnya.

Lagi-lagi terdakwa mengatakan belum bisa membayar.

Malah sebaliknya terdakwa minta pinjaman lagi Rp 100 ribu dan dikasih Rp 50 ribu.

Pada 20 September, rupanya terdakwa jengkel ditagih utang terus.

Sehingga dia bergegas ke rumah korban sambil membawa pisau.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved