Breaking News:

Citizen Reporter

Belanda dan Turki Kian Memanas, Presiden Turki: Mereka Sisa-sisa Nazi, Mereka Kaum Fasis

KETEGANGAN kedua negara itu berawal dari penolakan pemerintah Belanda terhadap Menteri urusan keluarga dan sosial Turki,

Editor: Abdi Tumanggor
FOTO/ANP/TIRTO.ID
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. 

Tak hanya Fatma yang ditolak, Belanda juga menolak hadirnya Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu untuk mendarat di Rotterdam pada Sabtu (11/3/2017). Hal ini semakin meningkatkan tensi kedua negara.

Ketegangan kedua negara yang kian meningkat, membuat kantor perwakilan Belanda di Turki pun harus ditutup dengan alasan keamanan.

Sedangkan Turki menyerukan untuk melakukan embargo ekonomi terhadap Belanda sebagai sikap tegas tentang “pelecehan” yang dilakukan Belanda terhadap para menteri Turki.

Belanda dan Turki sebelumnya memiliki hubungan cukup dekat, yang sudah terjalin sejak tahun 1612.

Saat itu, utusan Belanda Cornelis Haga terlebih dahulu mengunjungi Istanbul pada 1612, dan menandai dimulainya hubungan kedua negara.

Dilanjutkan kembali pada tahun 1923, Belanda dan Turki menandatangani perjanjian persahabatan kedua negara.

Kedua negara memiliki hubungan baik terbukti dengan perdagangan antara Belanda dan Turki mengalami peningkatan tiga kali lipat selama 10 tahun terakhir, dan Belanda merupakan salah satu investor utama Turki. Banyak perusahaan Belanda yang memiliki cabang di Turki: bisnis makanan, energi, dan teknologi.

Hubungan kedua negara juga dihiasi dengan banyaknya kunjungan timbal balik yang dilakukan politisi dan pejabat tinggi kedua negara. Pada 2012, Presiden Presiden Turki yang saat itu dijabat oleh Abdullah Gül mengadakan kunjungan kenegaraan ke Belanda dan Ratu Beatrix mengunjungi Turki.

Pada 2012, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertanian Turki melakukan kunjungan ke Belanda.

Di tahun yang sama, kedua negara juga merayakan 400 tahun hubungan Belanda-Turki.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved