Seminar Sosialisasi Revisi KPK Dapat Kritik dari Sutrisno Pangaribuan

"Itu akan melemahkan KPK. Memberi tempat bagi sosialisasi revisi UU KPK akan menempatkan USU sebagai kampus yang tentu dianggap mendukung revisi,"

Seminar Sosialisasi Revisi KPK Dapat Kritik dari Sutrisno Pangaribuan
Tribun Medan / Nanda
Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Sutrisno Pangaribuan, saat di temui di ruang Sekretaris Komisi C DPRD Sumut, Kamis (18/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota DPRDSU, Sutrisno Pangaribuan menyesalkan penyelenggaraan seminar sosialisasi revisi UU 30/2002 tentang KPK di USU.

Diwawancarai di Ruang Fraksi PDIP, DPRDSU, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (15/3/2017), dia menyangkan Universitas Sumatera Utara (USU) yang dinilai justru memperlemah KPK.

Baca: Hanyut Empat Hari, Roynaldo Ditemukan Mengapung dengan Kondisi Seperti Ini

Menurut Sutrisno, sebaiknya USU membatalkan rencana sosialisasai yang akan diadakan, Jumat (17/2017) mendatang. Sebab, diyakininya rencana revisi tersebut bertujuan melemahkan KPK.

"Itu akan melemahkan KPK. Memberi tempat bagi sosialisasi revisi UU KPK akan menempatkan USU sebagai kampus yang tentu dianggap mendukung revisi,"ujar Pria yang juga Alumni fakultas Teknik Kimia USU ini.

Kata Politisi PDIP ini, tawaran BK DPR yang diterima USU, merupakan bukti ketidakmampuan dalam merancang kegiatan yang kreatif.

Anggota Dewan Dapil Sumut VII ini, menduga, kesediaan USU menerima sosialisasi revisi UU KPK karena berkaitan dengan kasus korupsi di lingkungan USU. Karena, berbagai kasus korupsi yang telah dan akan ditangani oleh penegak hukum di lingkungan USU diyakini menjadi energi yang menguatkan pilihan USU menerima rencana sosialisasi ini.

Tak hanya itu, Pria Kelahiran Padang Sidempuan ini menduga para petinggi USU selalu terlibat dalam dinamika politik partisan. "Ketika rakyat memilih menolak revisi UU KPK, USU yang saat ini sangat jauh ketinggalan dari adiknya, UNIMED, justru bangga ketika dipilih sebagai tempat melakukan sosialisasi pelemahan KPK. Kenapa ?,"pungkasnya.

Baca: Penyidik Polrestabes Akan Dilaporkan ke Mabes Polri Karena Kasus Ini

Dia berharap, agar Pimpinan USU kreatif dalam merancang kegiatan. Serta selektif dalam menerima kegiatan dari pihak luar. Sehingga, tidak menghilangkan kepercayaan publik terhadap USU.

Anggota Komisi C ini menekankan, USU lebih tepat mengundang KPK untuk sosialisasi dibanding menyediakan panggung bagi BK DPR untuk sosialisasi rencana revisi UU KPK.

(Cr1-tribun-medan.com) 

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved