Vihara Pubbarama Buddhist Centre Akan Dirikan Pesantren

Vihara Pubbarama Buddhist Centre menjadi satu-satunya vihara yang bernuansa nusantara di wilayah Sumatera Utara.

Tribun Medan/Nikson
Vihara Pubbarama Buddhist Centre akan mendirikan pesantren Khusus Buddhist di Jalan Perak, Kebun Sayur, Kota Bangun, Medan Deli. Bangunan vihara ini dikonsep dengan ala Nusantara dengan menampilkan tokoh Gajah Mada dan Candi Borobudur di depan vihara. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Vihara Pubbarama Buddhist Centre menjadi satu-satunya vihara yang bernuansa nusantara di wilayah Sumatera Utara.

Selain itu akan didirikan pesantren Khusus Buddhist di Jalan Perak, Kebun Sayur, Kota Bangun, Medan Deli.

Kepala vihara, Bhiku Aggacitto mengatakan, pesantren itu direncanakan akan dimulai tahun ini.

Di Vihara Pubbarama Buddhist Centre ada patung Gajah Mada diangkat karena pernah menyebarkan Buddha. Jadi dibuat sebagai lambang dan simbol yang asli berasal dari nusantara.

Baca: Tak Perlu Khawatir dengan Fenomena Equinox, Ini Penjelasan dari BMKG

Baca: NEWS VIDEO: Kekerasan Oknum Satpol PP Dibalas Jurnalis dengan Ini, Simak Kronologis Lengkapnya

Baca: NEWS VIDEO: Ini Pengakuan Jurnalis yang Jadi Korban Kekerasan Oknum Satpol PP

"Di sini ada monumen Gajah Mada. Kami mengangkat beliau sebagai darmaduta yaitu misionaris yang menyebarkan agama Buddha di bumi nusantara pada masa kerjaan Majapahit," kata perintis dan pendiri vihara Pubbarama Buddhist Centre, Selasa (14/3) malam.

Keunikan lainnya ialah Rupang Buddha yang hanya ada di Pulau Sumatera. Sedangkan di vihara lain belum ada Rupang tersebut belum ada.

Ia menjelaskan, Rupang Buddha yang ada di vihara itu meniru style dari candi Mendut di Jawa Tengah Rupang Buddha itu terbuat dari satu bongkan batu asli yang kemudian dipahat. Patung tersebut memiliki tinggi 2,5 meter dan lebar 2,20 meter.

" Posisinya ialah dengan gaya mudra vairocana dhammacakka. Itu ialah posisi duduk dengan gaya mengajar ," katanya.

Sedangkan bangunan pesantren luasnya nanti dua ribu meter persegi. Nanti akan mempelajari khusus agama Buddha dan hanya terbuka bagi umat Buddha saja.

Namun selain terbuka untuk agama Buddha, juga terbuka bagi semua orang lintas agama. Yang terbuka itu ialah untuk kegiatan ekstrakulikuler yaitu belajar bahasa Inggris, dan Mandarin.

Ia menjelaskan, harapannya ke depan dengan kegiatan tersebut dapat mengembangkan sisi edukasi bagi anak muda.

Sejak didirikan dua tahun lalu, kini vihara Pubbarama Buddhist Centre sudah memiliki 300 kepala keluarga (KK). 300 KK itu berasal dari wilayah Medan Deli sekitarnya.

Untuk setiap kebaktian biasanya dihadiri seratus umat. Umat biasanya hadir di acara kebaktian, sekolah minggu, puja bakti muda mudi.

" Jumlah umat yang biasa hadir pasang surut. Namun jika hari minggu selalu penuh. Kalau minggu ada sekitar seratusan umat yang datang. Jika hari besar malahan tidak muat dan harus pakai tenda," katanya

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved