Breaking News:

Citizen Reporter

Presiden Jokowi ke Tapteng, Harap Perhatian Terhadap Jalinsum Barus-Pakkat-Parlilitan-Pakpak Bharat

KUNJUNGAN kerja Presiden Jokowi ke Barus, Tapteng sangat dinanti-nanti warga. Warga berharap agar perhatian pemerintah terhadap Jalinsum....

Editor: Abdi Tumanggor
repro/ist
Jokowi ke Barus 

Sebagian daerah Aceh Singkil dan Subulussalam masuk ke Provinsi Aceh.

Kondisi Jalan Barus-Pakpak
Kondisi Jalan Lintas Sumatera dari Barus-Pakkat-Parlilitan ke Pakpak Bharat (ist)

Daerah Barus dulunya dikenal dengan nama Barus Raya.
Wilayah Barus Raya terdiri atas :
1. BARUS KOTA meliputi Dewan Negeri Barus, Kota Barus, Barus Mudik, Tukka Holbung, Dewan Negeri Pasaribu Dolok berikut desa-desanya antara lain, Kinali, Ladang Tengah, Ladang Baru, Lobu Tua, Uratan, Rina Bolak, Sirami-ramian, Sogar, Pangaribuan, Parik Sinomba, Sihorbo, Purba Tua, Aek Dakka, Siharbangan, Pananggahan, Bukit Hasang, Patupangan, Sigambo-gambo, Kadei Gadang, dll.

2. BARUS TIMUR terdiri dari Dewan Negeri Sorkam, Sorkam kanan, Sorkam kiri, Pasar Sorkam, Bottot, Teluk Roban, Pahieme, Bukkit, Pagaran-Tombak, Riana Bidang, Pasaribu Tobing, Gotting Mahe, Hurlang dengan ibu kotanya Kolang, Sipakpahi, dan lain-lain.

3. BARUS UTARA meliputi Dewan Nagari Tukka Dolok, Kecamatan Pakkat, Kecamatan Parlilitan dan Onan Ganjang (di Tapanuli Utara, Negeri Siranggason Negeri Simanullang, Negeri Rambe, berikut desa-desanya antara lain Batu Gaja Siantar-sitanduk, Situbu-tubu, Tara Bintang, Aek Riman, Sibua kare, Huta Ambasang, Sigalapang, Aek Sopang, Tolping, Siambaton Julu, Temba, Arbaan, Parbotihan, Sanggaran, Huta Julu, Sihikkit, Banuarea, Sijarango, Sitonong, Sampean, Kalasan, Pusuk, dan lain-lain.

4. BARUS BARAT, terdiri dari Dewan Negeri Siambaton Napa, Manduamas, Gosong-Telaga, Laebutar, Singkil Baru (Suraya) berikut desa-desanya antara lain Pardomuan, Tumba, Binjohara, Pagaran-Pinang, Saragih, Purti, Balno, Rimau, Oboh, Runding,Tambisi, Sikoran, Napagalu, Bistang, Pangkalan Surambi, Lipek Kajang, Pakkiraman, Sirimo-Bunga-Tolu, Kampung Keras, Lae Gambir, Bonang, Siteraju, Namasondol, Suro, Uruk-datar, Tanjung Mas, Subulussalam, dan dll.

5. BARUS SELATAN adalah samudera Indonesia yang didepannya ada Pulau Mursala, Pulau Sorkam, Pulau Panei, Pulau Karang, Ulak Bumi, Pulau Lipan, Pulau Mangki- Gadang, Pulau Panjang, Pulau Sarok, dan Pulau Sikandang. Luas wilayah Barus Raya diperkirakan lebih dari 400.000 ha, memanjang sepanjang pantai Barat Sumatera, antara Muara Kolang di Tenggara sampai muara sungai Simpang Kanan.

Sungai-sungainya cukup banyak, yang terbesar antara lain, Aek (sunga/air) Raisan melintas di negeri Kolang, Aek Sibulbulen, di Si Onom Hudon, Humbang Hasundutan ( kawasan meninggalnya Singamangaraja XII pada 17 Juni 1907 dalam sebuah pertempuran dengan Belanda), dan Aek Sibondong, Humbang Hasundutan kawasan Raja Sisingamangaraja yang bermuara ke Pasar Sorkam.

Setelah Kemerdekaan
Barus dikenal kota tua, menjadi salah satu tujuan wisata bagi para peneliti arkeologi agama Kristen dan Islam baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Di Lobu Tua dimana peneliti Prancis dan Indonesia melakukan eksplorasi arkeologi dapat melihat peninggalan sejarah Islam di Barus dengan adanya makam Papan Tenggi dan makam Mahligai.

Kiai Haji Zainul Arifin Pohan
Kiai Haji Zainul Arifin Pohan (NUonline/ist)

Dalam catatan Wikipedia, berikut sebahagian pakar yang terlibat dalam eksplorasi maupun pelestarian kebudayaan Barus, di antaranya Prof.Dr.Hasan Muarrif Ambari (Arkeologi Islam), Prof Dr Ludwick Kalus, Prof Dr C Guillot dan Dr Daniel Perret (arkeolog Perancis), Prof Dr Datok Nik Hassan Shuaimi (pakar sejarah Universitas Kebangsaan Malaysia), Prof Dr Azyumardi Azra (pakar sejarah Univ. Islam Negeri Syarif Hidayatullah), Prof Dr M Dachnel Kamars MA (pakar administrasi pendidikan Universitas Negeri Padang), dan Dr M Nur MS (pakar sejarah Universitas Andalas).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved