Citizen Reporter

Presiden Jokowi ke Tapteng, Harap Perhatian Terhadap Jalinsum Barus-Pakkat-Parlilitan-Pakpak Bharat

KUNJUNGAN kerja Presiden Jokowi ke Barus, Tapteng sangat dinanti-nanti warga. Warga berharap agar perhatian pemerintah terhadap Jalinsum....

Presiden Jokowi ke Tapteng, Harap Perhatian Terhadap Jalinsum Barus-Pakkat-Parlilitan-Pakpak Bharat
repro/ist
Jokowi ke Barus 

Salah satu pahlawan yang diangggap setelah kemerdekaan, salah satunya adalah Kiai Haji Zainul Arifin Pohan (lahir di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 2 September 1909 – meninggal di Jakarta, 2 Maret 1963 pada umur 53 tahun). Di jaman penjajah Belanda dia sudah aktif di organisasi (NU-GP Ansor), sesuatu kegiatan yang dianggap penjajah sebagai penggalangan rakyat untuk melawan mereka.

Semasa penjajahan Jepang dia menjadi Panglima Hizbullah Masyumi,dengan tugas utama mengkoordinasi pelatihan-pelatihan semi militer di Cibarusa, dekat Bogor.

Pascakemerdekaan dia banyak dipercaya di legislatif dan eksekutif. Salah satu jabatan terpenting yang pernah diemban dia adalah Wakil Perdana Menteri Indonesia dalam Kabinet Ali Sastroamijoyo I yang memerintah dua tahun penuh (1953-1955). Masa jabatan 30 Juli 1953 – 12 Agustus 1955. Dalam sejarah Organisasi Nahdatul Ulama (NU) dia tercatat sebagai orang pertama yang menduduki jabatan tersebut.

Di Barus ada tiga agama yang berdampingan sangat harmonis, yakni Islam, Katholik, dan Kristen Protestan. Dan masih ada juga kepercayaan Parmalim yang merupakan agama nenek moyang suku Batak.

Etnis penduduk sungguh melahirkan suatu peradaban ke-Bhineka Tunggal Ika-an.

Etnis Minangkabau, Batak Toba, Mandailing, Aceh, Pakpak, Karo, Nias, Bugis dan Jawa. Demikian pula keturunan Arab, India dan China masih terdapat di Barus yang saling berdampingan yang penuh kekeluargaan dan toleransi yang tinggi. Saling berbaur dan bersatu dalam satu duduk (tikar) dalam melaksanakan tugas adat/kebudayaan pada tiap-tiap etnis yang melaksanakan acara pesta.

Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari Barus-Pakkat-Parlilitan menuju Pakpak Bharat
Kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari Barus-Pakkat-Parlilitan menuju Pakpak Bharat (ist)

Sejak Jaman Indonesia Merdeka Belum Ada Perhatian Pemerintah Terhadap Infrastruktur Jalan

Pembangun Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Pakpak Bharat belum ada terlihat sentuhan pemerintah.

Kondisi jalan cukup parah, seperti di Jalinsum dari Barus, Tapteng menuju Kecamatan Pakkat dan Parlilitan, Humbang Hasundutan.

Begitu juga kalau arah dari Kota Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan menuju Sionom Hudon (kawasan Raja Sisingamangaraja XII meninggal), Kecamatan Parlilitan.

Kawasan Perbatasan Humbanghasundutan dan Pakpak Bharat
Kawasan Perbatasan Humbanghasundutan dan Pakpak Bharat. Jika kondisi jalan dari Pakpak Bharat menuju perbatasan ke Humbang Hasundutan terlihat lumayan baik, namun kondisi yang parah setelah dari perbatasan menuju Humbang Hasundutan ini yang belum pernah tesentuh asapal (ist)
Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved