Breaking News:

Penculikan Anak

Penjelasan Kapolri Terkait Maraknya Kasus Penculikan Anak Karena Organnya Ditawar Rp 5 Miliar

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengaku juga sempat menerima informasi yang banyak beredar di dunia maya dan berbagai aplikasi komunikasi itu.

SURYA/MUCHSIN RASJID
Korban Fauzi ketika dievakuasi ke mobil polisi, usai dihakimi ratusan massa gara-gara diteriaki siswa SD sebagai penculik, Selasa (21/3/2017). (SURYA/MUCHSIN RASJID) 

TRIBUN-MEDAN.com - Berita soal penculikan anak untuk dijual organnya adalah bohong atau hoax.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengaku juga sempat menerima informasi yang banyak beredar di dunia maya dan berbagai aplikasi komunikasi itu.

Baca: Astaga, Gadis Remaja Ini Sering ML Bareng Pacar di Rumah, Sang Ibu Teriak Ketika Lihat Ini

Kepada wartawan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017), Tito Karnavian sudah menyuruh anak buahnya untuk mengklarifikasi berita tersebut.

Baca: Kasihan, Beli Sepatu Senilai Rp 10,1 Juta Secara Online, Lihatlah yang Didapatkan Pria Ini

Diketahui bahwa informasi tersebut tidak betul atau hoax.

Baca: Alamak, Fahri Hamzah Tantang KPK Panggil Jokowi Klarifikasi Soal Adik Ipar

"Saya cek ke Manado. Saya cek juga ke Polda Metro Jaya, karena ini berkembang juga di Jakarta. Kita cek (ternyata) hoax," ujar Tito Karavian kepada wartawan.

Baca: Luar Biasa Edan, Para Pemuda Bejat Ini Siarkan Langsung Pemerkosaan via Facebook Gadis 15 Tahun

Informasi yang diterima Tribunnews.com, berita soal penculikan anak itu beredar dalam bentuk foto dari halaman muka sebuah koran.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian seusai mengisi kuliah umum  dengan tema Tantangan Kebhinekaan Dalam Era Demokrasi dan Globalisasi di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha, Kota Bandung, Rabu (8/3/2017).
Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian seusai mengisi kuliah umum dengan tema Tantangan Kebhinekaan Dalam Era Demokrasi dan Globalisasi di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha, Kota Bandung, Rabu (8/3/2017). (KOMPAS.com/Putra Prima Perdana)

Baca: Bikin Tercengang, Istri Rupawan Bagus Ternyata Punya Pria Idaman Lain yang Masih ABG

Media tersebut memberitakan bahwa salah satu motivasi dari penculikan anak, adalah untuk dijual organ tubuhnya.

Baca: Hakim Tanya ke Anggota Dewan Wanita Ini: Sekolah Dulu Mengarang Dapat 10 Ya? Bagus Benar

Bahkan media tersebut juga menyertakan daftar harga dari organ-organ tubuh anak, mulai dari mata, kulit kepala, tengkorak, bahu, jantung, hati, tangan, usus, ginjal dan empedu.

Dituliskan juga bahwa harga dari seluruh organ anak mencapai Rp 5 miliar.

(Tribunnews)

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved