Sarat Kekecewaan pada Ridwan Kamil, Inilah Langkah Mengagetkan yang Ditetak Gerindra

"Karena selama dia memimpin pun kami tidak pernah ganggu, merongrong, atau memberatkan. Adanya atau tidak adanya Emil sama saja,"

Instagram/ridwankamil
Ridwan Kamil. (Instagram/ridwankamil) 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum Daerah Partai Gerindra Jawa Barat, Sunatra mengaku kecewa dengan sikap Ridwan Kamil yang menerima syarat dari Partai Nasdem untuk mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Baca: Sandiaga Kembali Dilaporkan ke Polisi, Kali Ini oleh Fransiska Kumalawati, Apa Lagi Kasusnya?

"Kami ada prinsip yang kami tidak akan mendukung Emil (sapaan Ridwan Kamil) dalam Pilgub Jabar, salah satunya mendukung Jokowi menjadi presiden lagi. Ini udah gak bisa kompromi karena kami punya calon yakni Pak Prabowo," kata dia.

Baca: Kini Berhijab, Artis Ini Pernah Blak-blakan Ngaku Lepas Keperawanan pada Pacarnya di Usia 17 Tahun

Sunatra menuturkan, sosok Emil tidak memiliki integritas dan komitmen, padahal berkat Gerindra, saat ini dirinya dapat menjadi wali kota Bandung.

Baca: Unggah Foto Keluarga saat Namanya Tersangkut Dugaan Suap Pajak, Syahrini Malah Banjir Pertanyaan Ini

Bahkan ia menyebut, setelah menjabat sebagai wali kota, Emil tidak memiliki itikad baik dalam menjaga komunikasi dengan partai pengusungnya, apalagi menyangkut Pilkada Jabar 2018.

"Jadi alangkah indahnya yang bersangkutan istilahnya pahit manisnya mesti dibicarakan dulu dengan yang mengusungnya di Pilwalkot dahulu," kata dia.

Untuk itu, Gerindra Jabar akan menutup pintu mendukung Ridwan Kamil dalam pertarungan Pilkada Jabar 2016, serta lebih memilih mengusung calon yang berasal dari tubuh partai.

"Ya, itu menutup dukungan. Maka kami tidak lagi calonkan Emil (sapaan Ridwan Kamil)," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP Gerindra Shodiq Mudjahid mengakui, ada atau tidaknya Emil tidak berpengaruh terhadap situasi di tubuh Gerindra.

Karena selama ini, Emil tidak memberikan kesan serta pengaruh apapun kepada partai pengusungnya di pilwalkot.

Baca: Mustahil tapi Nyata, Penis Pindah ke Lutut usai Selingkuh, Anda yang Selingkuh belum Kapok?

"Karena selama dia memimpin pun kami tidak pernah ganggu, merongrong, atau memberatkan. Adanya atau tidak adanya Emil sama saja," kata dia.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya terus memperkuat visi dan misi partai serta merumuskan kriteria-kriteria terkait kepala daerah guna menginventarisasi orang-orang terbaik untuk maju dalam Pilkada Jabar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved