Jokowi Ingin 5 Persen Saham Freeport Diberikan ke Papua, Ini Tujuannya
Presiden Jokowi telah memberikan isyarat akan memberikan 5 persen saham Freeport untuk Papua.
TRIBUN-MEDAN.com - Walaupun negoisasi dengan PT Freeport Indonesia belum juga tuntas, pemerintah telah mempersiapkan tahapan penguasaan tambang Freeport ke Indonesia.
Tahapan tersebut antara lain berkaitan dengan kepemilikan saham.
Baca: Mengagetkan, Politisi Maruarar Sirait Sebut Jokowi Memang Boneka tapi Bukan Boneka PDIP
Pemerintah masih tetap ngotot agar 51persen saham Freeport dimiliki Indonesia.
Luhut B Pandjaitan, Menko Kemaritiman mengatakan, selain saham yang lebih mayoritas, Indonesia nantinya juga ingin di setiap lini manajemen, putra Indonesia bisa menjadi pemimpin di perusahaan tersebut.
Baca: Putri Sudah Berpisah secara Agama, Apakah Masih Diberi Nafkah oleh Ustaz Alhabsyi?
"Misal, direktur operasional, direktur keuangan, Indonesia harus jadi lead,direktur, mereka jadi wakil, CEO juga Indonesia, orang Indonesia banyak yang bisa," katanya di Jakarta, Jumat (24/3/2017).
Baca: Sekian Lama Jadi Misteri, Sule Akhirnya Blakblakan soal Alasan Keluar dari Opera Van Java
Selain persiapan tersebut, Luhut bilang, pemerintah juga sudah mulai membicarakan pembagian pengelolaan Freeport untuk Pemerintah Daerah Papua dan masyarakatnya.
Dalam pembicaraan tersebut, Luhut mengatakan, Presiden Jokowi telah memberikan isyarat akan memberikan 5 persen saham Freeport untuk Papua.
Baca: Mustahil tapi Nyata, Penis Pindah ke Lutut usai Selingkuh, Anda yang Selingkuh belum Kapok?
"5 persen itu sedang diatur apakah deviden dibayar supaya uang bisa digunakan untuk pendidikan, peternakan dan masyarakat di sana bisa mendapatkan manfaat atau apa," katanya.
Luhut mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya menyelesaikan negoisasi dengan Freeport.
Dalam negosiasi tersebut, pemerintah menyatakan, tetap ingin 51persen saham Freeport jatuh ke Indonesia.
(Kontan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/presiden-jokowi_20170325_062952.jpg)