Penculikan Anak

Mencari Anak Kandungnya, Pria Ini Tewas Diamuk Massa yang Termakan Berita Hoax Penculikan

Beredarnya informasi palsu atau berita bohong satu di antara dampak negatif kemajuan teknologi informasi tersebut.

SURYA/MUCHSIN RASJID
Korban Fauzi ketika dievakuasi ke mobil polisi, usai dihakimi ratusan massa gara-gara diteriaki siswa SD sebagai penculik, Selasa (21/3/2017). (SURYA/MUCHSIN RASJID) 

TRIBUN-MEDAN.com - Masyarakat harus semakin lebih aktif menyaring dan memastikan setiap informasi yang masuk di gawainya bukan berita bohong alias hoax.

Beredarnya informasi palsu atau berita bohong satu di antara dampak negatif kemajuan teknologi informasi tersebut.

Gara-gara berita bohong seorang meninggal diamuk massa.

Baca: Krishna Murti Bocorkan Kebiasaan Kapolri Tito lewat Foto Ini, Terungkap Sudah Etos Sang Jenderal

Baca: Penjelasan Kapolri Terkait Maraknya Kasus Penculikan Anak Karena Organnya Ditawar Rp 5 Miliar

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Musyafak sangat menyayangkan massa main hakim sendiri terhadap pria berinisial MM hingga meninggal dunia di Kantor Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Minggu (26/3/2017) pukul 15.30 WIB.

Korban merupakan warga Pontianak asal Kota Bandung.

Baca: Selepas Antarkan Argentina Kalahkan Cile, Messi Lakukan Aksi Tercela

Baca: Beginilah Firasat Semua Member JKT48 di Hari Tewasnya Inao Jiro

Baca: Gokil, Kala Ahok Cium Tangan Djarot Gara-gara Keok dalam Tantangan ini

Massa yang termakan informasi berita bohong soal penculik anak akhirnya mengeroyok MM yang mereka anggap mencurigakan. 

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Mempawah Ipda Bambang bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel dan anggota Sabhara sudah berusaha mengamankan MM yang sudah babak belur oleh massa.

Menurut Bambang saat korban hendak dievakuasi ke mobil patroli, massa semakin beringas dan menerobos pintu tempat korban diamankan.

"Massa membabibuta mengeroyok korban dan akhirnya korban meninggal lalu dibawa ke RS Rubini Mempawah," terang Bambang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved