Dirut Bulog: Stok Jagung Bulog Mampu Penuhi Kebutuhan Peternak

"Untuk jagung, memang ini tidak direct (langsung) ke konsumen, tetapi jagung ini pengaruhnya ke peternak rakyat. Kami masih punya (stok) jagung 137.00

Dirut Bulog: Stok Jagung Bulog Mampu Penuhi Kebutuhan Peternak
Hamzah
Suasana panen raya di kawasan jagung modern Lamongan, Selasa (24/1/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti mengatakan, saat ini Bulog memiliki stok jagung sebanyak 137.000 ton yang mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Untuk jagung, memang ini tidak direct (langsung) ke konsumen, tetapi jagung ini pengaruhnya ke peternak rakyat. Kami masih punya (stok) jagung 137.000 ton, artinya kalau kebutuhan 10.000 sampai 20.000 ton masih sangat aman," ujar Djarot saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (31/3/2017).

Dia menjelaskan, stok jagung sebanyak 137.000 ton tersebut tersebar di wilayah-wilayah yang memiliki banyak peternak rakyat.

Baca: Ini Pantauan Kondisi Stasiun Jatinegara

"Posisi jagung kami ada di wilayah-wilayah yang banyak peternak rakyat, contohnya di Jawa Timur kami punya 30.000 ton lebih,Jawa Tengah juga masih banyak, Jakarta dan Jawa Barat juga masih cukup, semoga tidak ada gejolak," tambahnya.

Djarot menepis kabar bahwa Bulog saat ini tidak memiliki stok jagung dan jika ada dijual dengan harga tinggi, sehingga peternak rakyat kerap kesulitan membeli jagung untuk campuran pakan ternak.

"Meskipun ada isu Bulog tidak punya stok, padahal ada, kalau mereka (peternak) mau beli kami siap, dan harganya Rp 3.750 per kilogram, dan itu memang saya khususkan untuk peternak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), supaya mereka jangan merasa dianaktirikan lah, Bulog datang untuk mereka," jelas Djarot.

Menurut Djarot, idealnya saat ini pihaknya juga dapat menjual pakan kepada para peternak rakyat, namun, hal itu belum bisa terjadi karena pemerintah belum memiliki pabrik pakan ternak.

"Memang sebetulnya idealnya kami juga jual pakan ternak, tetapi pemerintah belum punya pabrik pakan, dan jagung ini sebetulnya untuk campuran, peternak beli pakan ke pabrikan dan dicampur dengan jagung," paparnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaimanmengatakan, pemerintah telah menyiapkan stok jagung untuk para peternak kecil yang disediakan oleh Bulog.

"Jagung kami siapkan di Bulog, dengan harga Rp 3.000 lebih, dan stok ada banyak. Kami minta peternak kecil minta jagung ke Bulog. Kita dahulukan ke peternak kecil, itu perintah Presiden," kata Amran.(*)

Editor: akb lama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved