Breaking News:

Pemain Kurang Percaya Diri Memainkan Bola, Jadi Sorotan Penting Pelatih PSMS

"Soal percaya diri memang mereka juga kurang. Terlihat masih ragu-ragu atau takut salah gitu. Mereka masih belum berani memainkan bola."

Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: akb lama
Tribun Medan / Ilham
Gelandang PSMS, Suhandi mendapat tekanan dari pemain PS TNI saat laga uji coba di Stadion Teladan, Sabtu (1/4/2017). (Tribun Medan / Ilham) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan menelan kekalahan perdananya selama menggelar laga uji coba kontra PS TNI, Sabtu (1/4/2017) kemarin. Mereka kalah tipis dengan skor 0-1.

Melihat hasil itu, tampaknya tim Ayam Kinantan harus berbenah dan mematangkan lagi skuatnya. Pasalnya pemain seakan "Demam Panggung" alias kurang percaya diri menguasai bola. Padahal mereka bermain di markasnya sendiri.

Baca: Masih Ingat Ratu Annisa Pemeran Angling Dharma? Penampilannya Kini Bikin Pangling

Ratu Anisa
Ratu Anisa (Instagram)

Setidaknya, tim besutan Mahruzar Nasution itu lebih leluasa menguasai jalannya permainan. Bukan "Demam Panggung" takut melakukan kesalahan, sehingga pemain tak percaya diri ketika mendapat pressure dari lawan.

Bahkan tanpa mau buang resiko, pemain membuang bola ke depan demi menghindari kesalahan.

Sementara tim PS TNI bermain lebih terbuka dan percaya diri dihadapan pendukung PSMS. Mereka melayani permainan cepar dan keras PSMS dengan menerapkan permainan yang militan.

"Soal percaya diri memang mereka juga kurang. Terlihat masih ragu-ragu atau takut salah gitu. Mereka masih belum berani memainkan bola. Tapi nanti ke depan akan jadi bahan evaluasi kami untuk ke depannya," ujar Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution, Minggu (2/4/2017).

Baca: Calon Suami Bella Kepergok Rangkul Wanita Seksi, Netizen: Pantes Gak Jadi Nikah

Laudya Cynthia Bella dan Afif Kalla
Laudya Cynthia Bella dan Afif Kalla (Instagram)

Terkait masih kurang percaya diri anak asuh Mahruzar, persoalan lain terutama di lini depan tampaknya menjadi sorotan. Dua laga uji coba yang mereka gelar, striker belum tampak menunjukkan tajinya menciptakan gol.

Striker masih sulit menciptakan peluang, bahkan untuk melakukan shoot ke gawang juga masih bisa dihitung.

Mahruzar tak menapik memang pemain lini depannya masih lemah soal finishing. Tetapi dia memiliki opsi lain yakni peran second line yang menjadi tumpuannya.

Meski striker tak bisa membuka peluang, justru peran pemain di bawah striker itulah yang menjadi tujuannya menciptakan gol.

Baca: Sudah Enak-enak di Kamar Tapi Gak Bayar dan Lihat Amukan Perempuan Terhadap Pria Tersebut

pria naik ninja dicari perempuan malam tribun
pria naik ninja dicari perempuan malam tribun (Instagram)

"Ya striker kita di depan terutama finishing masih kurang. Tapi kami punya opsi lain dengan menerapkan peran second line itu. Jika di depan sulit mencetak gol tapi yang second line itulah yang bekerja nanti. Terlepas itu juga memang masih banyak juga kelemahan yang harus dibenahi lagi," kata pelatih berlisensi B AFC itu.

(lam/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved