Edie Kusuma Kecolongan, Rampoh Diam-diam Pinjam Uang Rp 15,3 Miliar

Uang Rp 15,3 miliar itu dipinjam Ramadhan Pohan dari korban Rotua Hotnida Simanjuntak dan Laurenz Sianipar untuk keperluan dana kampanye pada Pilkada

Tribun Medan / Azis
Mantan Calon Wakil Wali Kota Medan, Edie Kusuma saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan Ramadhan Pohan dan Savita Linda di Ruang Kartika PN Medan, Kamis (6/4/2017). (Tribun Medan / Azis) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Calon Wakil Wali Kota Medan, Edie Kusuma merasa kecolongan setelah mengetahui pasangannya, Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan telah meminjam sebesar Rp 15,3 miliar.

Hal ini disampaikan Edie saat menjadi saksi yang meringankan pada sidang lanjutan Ramadhan Pohan dan Savita Linda, dua terdakwa kasus dugaan penipuan Rp 15,3 miliar pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (6/4/2017).

Uang Rp 15,3 miliar itu dipinjam Ramadhan Pohan dari korban Rotua Hotnida Simanjuntak dan Laurenz Sianipar untuk keperluan dana kampanye pada Pilkada Kita Medan 2015 lalu.

"Saya tidak pernah tahu, terdakwa (Ramadhan) telah meminjam yang sebanyak itu untuk keperluan kampanye. Orang yang meminjamkan uang juga saya tidak kenal," kata Edie di hadapan majelis hakim Erintuah Damanik.

Baca: Generasi Millenial, Mengulas dan Memilih, Ini Tren Persaingan di Dunia Ketenagakerjaan Tahun 2017

Padahal, Ramadhan dan Edie telah komitmen bersama perihal peminjaman uang untuk kampanye harus saling memberitahu dan meminta persetujuan tergantung siapa yang meminjam dana.

"Urusan beliau (Ramadhan) ya urusannya dia. Mana tahu saya, gak tahu sama sekali. Saya tegaskan REDI tidak pernah pakai uang orang. Kalau ada, harus bersama," ujar Edie.

(ase/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved