Hindu Tamil di Lubukpakam Gelar Perayaan Pangguni Uttiram

Umat Hindu Tamil yang ada di Lubukpakam menggelar perayaan Pangguni Uttiram yang merupakan upacara sembayang di Koil Shri Thendayuthabani.

Tribun Medan / Indra
Dua orang penazar yang pipinya ditusuk tampak ikut pawai mengelilingi kota Lubukpakam pada perayaan Pangguni Uttiram, Minggu (9/4/2017). (Tribun Medan / Indra) 

TRIBUN-MEDAN.com, PAKAM - Umat Hindu Tamil yang ada di Lubukpakam menggelar perayaan Pangguni Uttiram yang merupakan upacara sembayang di Koil Shri Thendayuthabani di Jl. Sultan Hasanuddin Lubukpakam Minggu (9/4). Sama seperti tahun tahun sebelumnya perayaan ini pun masih terus menarik perhatian banyak orang. 
Ratusan wargapun tampak memenuhi area sungai melinda dekat Polres Deliserdang tempat dimana prosesi tusuk besi ke tubuh dilakukan.

Salah satu pemuda Hindu Tamil, Mahendra Mohan menyebut kalau perayaan ini sudah dimulai sejak Jumat (7/4). Saat itu terlebih dahulu dilakukan upacara penaikan bendera Shri Thendhayudhabani Kuil.

"Kalau pada Minggu pagi ini tadi terlebih dahulu dilakukan Abishkam atau memandikan Archa dewa dan dewi oleh pendeta koil. Acaranya dilakukan mulai pukul 03.30 WIB. Kalau malam harinya kita akan lakukan arakan Ratham atau kirab kereta kencana yang akan mengelilingi jalan jalan protokol di Lubukpakam,"ujar Mohan.

Disebut kalau perayaan ini akan diakhir pada Selasa, (11/4) dimana akan dilakukan upacara penurunan bendera dan pemujaan idumban serta makan siang bersama. Untuk prosesi tusuk besi ada empat orang yang ikut. Mereka semuanya merupakan penazar yang sudah mengikuti prosesi ikat gelang pada Minggu pagi.

Saat besi ditusukkan kepipi dan kelidah penazar hingga tembus, banyak orang orang yang tampak ketakutan. Namun demikian banyak juga warga yang tetap antusias dan mendekati serta menikmatinya. Banyak juga pengunjung yang mengabadikan momen itu dengan kamera ponselnya.

Diacara ini para pemuda Hindu pun tampak sibuk untuk mensukseskan acara agar berjalan lancar. Setelah prosesi tusuk besi dilakukan selanjutnya merekapun melakukan pawai berkeliling kota Lubukpakam. Tingginya antusias masyarakat yang menonton perayaan ini membuat arus lalulintas disekitar Kota Lubukpakam menjadi macet. Untuk membantu memperlancar arus lalulintas petugas kepolisian pun tampak tersebar dibeberapa titik. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved